Nakita.id -Menjelang perayaan kemerdekaan, semangat untuk mengenal dan merayakan kekayaan budaya Indonesia dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk lewat kreasi kuliner.
Cerita rakyat yang diwariskan dari generasi ke generasi pun terus menemukan cara baru untuk hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui sajian yang menggabungkan cita rasa modern dengan kekayaan budaya Nusantara.
Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Paris Baguette Indonesia menghadirkan tiga croissant edisi terbatas yang terinspirasi dari cerita rakyat Indonesia.
Mengusung tema Legenda Rasa: Because Every Layer Tells A Story, koleksi ini memadukan keahlian pastry khas Paris Baguette dengan cita rasa serta cerita budaya Nusantara.
Berangkat dari kekayaan cerita rakyat yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia, Paris Baguette menerjemahkan kisah-kisah tersebut ke dalam kreasi pastry premium yang dapat dinikmati dengan cara baru. Melalui Legenda Rasa, setiap lapisan croissant menghadirkan cerita yang merefleksikan keberagaman budaya Nusantara.
Jeremy Sim, CEO Erajaya Food & Nourishment, mengatakan, “Melalui Legenda Rasa, kami ingin merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia lebih dekat dengan keseharian pelanggan. Ketiga kreasi croissant ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap kekayaan budaya Indonesia yang diterjemahkan ke dalam pastry khas Paris Baguette. Kami berharap setiap lapisan croissant tidak hanya menghadirkan kualitas dan cita rasa premium, tetapi juga mengajak pelanggan mengenang kembali cerita-cerita rakyat yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.”
Tiga Kreasi Croissant yang Mengangkat Cerita Rakyat Indonesia Melalui Legenda Rasa, Paris Baguette menghadirkan tiga kreasi croissant yang masing-masing merepresentasikan cerita rakyat Indonesia melalui perpaduan cita rasa, tampilan dan sentuhan khas pada setiap kreasinya.
- Croissant Dua Saudari – terinspirasi dari cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih, croissant ini menonjolkan kelembutan pada karakter Bawang Putih dan elemen pedas yang mencerminkan karakter Bawang Merah. Perpaduan garlic butter, cream cheese, dan sambal bawang kering menghadirkan keseimbangan rasa gurih, creamy dan sedikit pedas dalam setiap gigitan.
- Croissant Puteri Toba – terinspirasi dari Legenda Danau Toba, kreasi ini dihiasi gold dust yang melambangkan sisik ikan mas pada cerita tersebut. Isian markisa Medan yang dilapisi white chocolate memberikan perpaduan rasa manis dan segar dengan tampilan elegan.
- Croissant Pesisir Manis – mengambil inspirasi dari kisah Si Malin Kundang, croissant ini didesain menyerupai batu sebagai simbol perubahan tokoh dalam legenda tersebut, dengan sentuhan gold leaves yang melambangkan kekayaan. Perpaduan wijen panggang dan salted caramel menghasilkan cita rasa gurih dan manis yang harmonis.
Ketiga kreasi croissant tersebut akan tersedia dalam waktu terbatas di seluruh gerai Paris Baguette Indonesia dengan harga Rp45.000 per varian mulai 10 Agustus 2026. Melalui Legenda Rasa, Paris Baguette mengajak pelanggan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan menikmati interpretasi baru atas cerita rakyat Indonesia melalui pastry premium yang dibuat dengan kualitas terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan ikuti akun Instagram @parisbaguette_id.