SMAN 17 Surabaya Menang di Honda DBL 2026, Smantas Owl Team Kobarkan Semangat dengan Koreografi Naga
Pipit Maulidya August 11, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - SMAN 17 Surabaya mengawali perjalanan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North dengan hasil positif.

Putra Smantas berhasil meraih kemenangan atas SMA Ciputra Surabaya dengan skor 24-21 dalam pertandingan yang berlangsung di DBL Arena Surabaya, Senin (10/8/2026).

Kemenangan tersebut tidak lepas dari dukungan suporter di tribun. Smantas Owl Team menghadirkan koreografi berukuran besar dengan visual naga yang menyemburkan api.

Koreografi itu dipilih sebagai simbol semangat yang ingin dikobarkan Smantas Owl Team untuk tim basket SMAN 17 Surabaya.

Capo Smantas Owl Team, Muhamad Gandi Fardiyansyah, menjelaskan, naga dianggap mampu menggambarkan semangat dan kekuatan yang ingin mereka sampaikan kepada para pemain.

"Kita pilih tema naga karena naga itu seperti menyemburkan api. Itu ibaratnya menyemburkan api-api semangat untuk tim basket kita," ujar Gandi.

Baca juga: AQUA DBL Dance 2026 East Java-North: Pesona 100 Persen Indonesia dari Vier Dance Crew dan Revolt

Makna "Kobarkan Cinta Dalam Dirimu"

Di balik visual naga tersebut terdapat pesan "Kobarkan Cinta Dalam Dirimu".

Kalimat itu menjadi inti dari koreografi yang ditampilkan Smantas Owl Team. Bagi mereka, memberikan dukungan kepada tim bukan hanya membutuhkan tenaga, tetapi juga rasa cinta terhadap sekolah dan perjuangan yang sedang dijalani.

Menurut Gandi, rasa cinta tersebut menjadi alasan para anggota tetap mau bekerja keras meski hanya memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan koreografi.

"Semua yang kita lakukan itu pasti pakai cinta. Kalau enggak pakai cinta, enggak bakal bisa," tuturnya.

Pemilihan naga juga berkaitan dengan keyakinan Smantas Owl Team terhadap peluang Putra Smantas di Honda DBL musim ini.

Mereka melihat tim basket SMAN 17 Surabaya memiliki kepercayaan diri untuk melangkah ke Round 2. Karena itu, naga dianggap menjadi simbol yang tepat untuk menggambarkan kekuatan tim.

"Yang kita lihat dari bagannya, tim basket kita sangat pede untuk lolos Round 2. Makanya kita memilih tema naga karena naga sebagai predator yang terkuat. Bisa dibilang di grup juga kita sebagai yang terkuat," jelas Gandi.

Koreografi Naga Dikerjakan Tiga Hari

Membuat koreografi berukuran besar bukan pekerjaan mudah. Smantas Owl Team hanya memiliki waktu sekitar tiga hari setelah opening party untuk menyiapkan seluruh visual yang akan dibawa ke tribun DBL Arena.

Waktu yang singkat itu dimanfaatkan secara maksimal. Para anggota mengerjakan persiapan sejak pagi hingga malam, kemudian kembali melanjutkannya sampai pagi hari berikutnya.

"Dari tiga hari ini kita langsung kebut. Dari pagi sampai malam, habis itu malam sampai pagi," kata Gandi.

Salah satu tahap yang cukup menguras waktu adalah pengecatan. Para anggota harus menyelesaikan gradasi warna sekaligus melakukan blocking pada bagian tertentu agar bentuk naga dapat terlihat jelas ketika dibentangkan di tribun.

"Yang paling menguras waktu mungkin mengecat untuk gradasinya, habis itu ngeblok-ngebloknya. Itu yang paling menguras waktu," ungkapnya.

Koreografi tersebut memiliki ukuran cukup besar. Latar visual di belakang naga memiliki panjang sekitar 36 meter dan lebar delapan meter.

Seluruh proses pengerjaan dilakukan di basecamp Smantas Owl Team di luar lingkungan sekolah. Tempat tersebut menjadi pusat persiapan, mulai dari mengerjakan koreografi hingga menyiapkan berbagai perlengkapan.

Keterbatasan dana dari sekolah membuat anggota harus berusaha memenuhi sejumlah kebutuhan secara mandiri, termasuk kain, cat, dan perlengkapan lainnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Kerja sama antaranggota menjadi salah satu kunci agar koreografi dapat diselesaikan sesuai target.

Dukungan Alumni untuk Smantas Owl Team

Dukungan alumni juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Smantas Owl Team.

Kehadiran generasi sebelumnya menjadi motivasi bagi anggota saat ini untuk menjaga sekaligus mengembangkan tradisi suporter SMAN 17 Surabaya.

Gandi pun menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang telah memberikan dukungan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih buat alumni-alumni saya," ujarnya.

Smantas Owl Team ingin membuktikan bahwa mereka mampu melanjutkan perjuangan generasi terdahulu. Mereka juga tidak ingin mengecewakan alumni yang lebih dulu membangun nama Owl Team.

"Kita enggak mau mengecewakan alumni kita. Apalagi kita ini sebagai penerusnya Owl Team, pasti ingin menjadikan Owl Team semakin lebih besar," lanjut Gandi.

Modal Saling Percaya di Tribun

Setelah melalui tiga hari pengerjaan, koreografi naga akhirnya tampil di tribun DBL Arena.

Visual tersebut menjadi bagian dari dukungan Smantas Owl Team sepanjang pertandingan Putra Smantas melawan SMA Ciputra Surabaya.

Menariknya, mereka tidak memiliki latihan khusus untuk memastikan koreografi dapat berjalan kompak. Kekompakan justru dibangun melalui rasa saling percaya di antara para anggota.

"Yang pasti saya sama teman-teman sudah saling percaya satu sama lain. Kalau kita enggak percaya satu sama lain, enggak bakal bisa kerja kita," kata Gandi.

Kepercayaan tersebut kemudian diwujudkan melalui dukungan tanpa henti dari tribun.

Naga yang menyemburkan api menjadi gambaran semangat, sedangkan pesan "Kobarkan Cinta Dalam Dirimu" menjadi pengingat tentang alasan mereka terus memberikan dukungan.

Kemenangan atas SMA Ciputra Surabaya pun bukan akhir dari perjalanan Putra Smantas.

Gandi berharap para pemain mampu menjaga semangat dan tidak mengecewakan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

"Untuk basket-basket Smantas, jangan kecewakan suporter sama pihak-pihak sekolah. Karena kami mendukungmu dengan sepenuh hati," pesannya.

Di balik koreografi naga tersebut terdapat kerja keras selama tiga hari, proses pengecatan visual berukuran puluhan meter, serta dukungan alumni yang terus menjaga semangat para anggota.

Semua usaha itu berangkat dari satu hal yang sama, yakni kecintaan terhadap Putra Smantas. Selama semangat tersebut tetap menyala, Smantas Owl Team siap kembali berdiri di tribun dan mengawal perjalanan tim kebanggaan mereka.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri akan menyambangi 31 kota di 22 provinsi di Indonesia.

Kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses pencarian student-athlete terbaik untuk mendapatkan kesempatan menuju DBL Indonesia All-Star melalui DBL Camp.

Selain pertandingan basket, musim ini turut menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 yang mengusung tema "100 persen Indonesia".

Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus pertandingan final, penonton juga dapat menyaksikannya melalui YouTube Good Day ID.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.