Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Menjadi satu-satunya perempuan di tengah para peserta Klaten Fire Safety Challenge 2026 tak membuat SitiNu Rahmah (29) gentar.
Bahkan, sebelum mengikuti perlombaan di Alun-alun Kabupaten Klaten, Selasa (11/8/2026), ia terlebih dahulu menyelesaikan tugas operasinya.
Baca juga: INFO Tiket Klaten International Motocross & Kejurnas Motocross Round 6 Digelar 22-23 Agustus 2026
Siti bekerja sebagai perawat di ruang bedah RS PKU Muhammadiyah Pedan. Namun, ia juga aktif menjadi relawan di Kecamatan Karangdowo sejak 2023.
Kepada TribunSolo.com, Siti mengaku menyempatkan diri bekerja sebelum mengikuti perlombaan.
"Jadi ini meluangkan waktu. Sebelum ke sini tadi saya juga operasi dulu, baru ikut pertandingan," ujarnya.
Operasi yang dilakukannya sebelumnya adalah pengangkatan payudara terhadap salah satu pasien di rumah sakit.
Dalam perlombaan kali ini, ia bergabung dengan tim relawan Kecamatan Karangdowo.
Mengenai dirinya yang menjadi satu-satunya peserta perempuan, Siti mengaku hal tersebut merupakan wujud penyetaraan gender.
Baca juga: Bupati Hamenang Sambangi Keluarga Korban Tersengat Listrik di Mojayan Klaten, Serahkan Bantuan
"Alhamdulillah. Sebagai peserta perempuan, jadi untuk penyetaraan gender antara laki-laki dan perempuan tidak ada bedanya. Itu yang pertama," ucapnya.
"Yang kedua, saya bisa mewakili Kecamatan Karangdowo untuk mengikuti acara," tambahnya.
Menurut Siti, mengikuti lomba ketangkasan pemadaman api memberikan manfaat tersendiri.
"Paling enggak, dari pribadi saya bisa untuk menangani kebakaran, paling enggak yang kecil di rumah, seperti kompor. Dan perempuan bisa untuk menangani (kebakaran), tidak hanya laki-laki saja," pungkasnya.
(*)