SURYA.CO.ID SURABAYA - Juara Piala Presiden 2026 ternyata belum membuat Bonek puas. Trofi yang baru saja diraih Persebaya justru memantik ambisi lebih besar, yakni memburu treble winner dengan menargetkan gelar Super League dan Piala Liga musim 2026/2027.
Persebaya mengawali musim 2026/2027 dengan bekal manis setelah menjadi juara Piala Presiden 2026. Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Persebaya sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen tersebut.
Trofi Piala Presiden 2026 juga menjadi gelar pramusim kedua Persebaya dalam enam tahun terakhir. Sebelumnya, Persebaya menjadi yang terbaik di turnamen Piala Gubernur Jatim 2020.
Di level kompetisi, Persebaya sudah cukup lama puasa gelar. Terakhir kali Persebaya menjadi juara kompetisi terjadi pada 2004, atau selama 22 tahun. Setelahnya, Persebaya selalu gagal mengulang prestasi tersebut, dengan pencapaian terbaik menjadi runner up pada musim 2019.
Meski berhasil menyudahi dahaga gelar selama enam tahun terakhir, Bonek ternyata belum sepenuhnya puas.
Baca juga: Jadwal Persebaya Surabaya 2026: Jalani 18 Laga Hingga Akhir Tahun, Bonek Diminta Tetap Solid
Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu pentolan Bonek, Husin Ghozali.
Husin Ghozali berharap Persebaya mampu melanjutkan momentum juara Piala Presiden 2026 dengan merebut dua gelar lainnya pada musim 2026/2027.
"Kalau dari saya pribadi, tentu saya ingin Persebaya meraih treble winner," kata Husin Ghozali.
"Selain juara Piala Presiden, semoga Persebaya bisa jadi juara di Super League dan Piala Liga," tambahnya.
Pria yang akrab disapa Cak Cong tersebut menilai peluang Persebaya mewujudkan target itu cukup terbuka. Menurutnya, keberhasilan mengalahkan Persib yang telah meraih hat-trick juara liga menjadi modal penting.
"Persebaya selama ini yang lebih sering disebut sebagai toping liga, malah mampu mengalahkan tim yang meraih hat-trick juara liga (Persib). Itu jadi modal yang cukup bagus," tambahnya.
Persebaya memang tampil superior di Piala Presiden 2026. Dengan skuad mayoritas baru, Bajul Ijo tidak terkalahkan sejak babak penyisihan hingga final.
Dalam perjalanan menuju gelar juara, Persebaya mengalahkan sejumlah tim yang memiliki rekam jejak kuat di Piala Presiden.
Selain Persib di final, Persebaya menyingkirkan Arema FC pada babak semifinal. Arema merupakan tim dengan label juara Piala Presiden empat kali.
Pada babak penyisihan, Persebaya juga mengalahkan Persija Jakarta dan Port FC. Kedua tim tersebut sama-sama pernah meraih satu gelar Piala Presiden, sedangkan Port FC datang dengan status juara bertahan.
"Itu jadi modal cukup bagus," pungkas Cak Cong.
Pentolan Bonek lainnya, Sinyo Devara, menyampaikan keyakinan yang sama. Menurutnya, hasil Piala Presiden 2026 menjadi salah satu bukti keseriusan tim menyambut musim 2026/2027 dengan target juara.
Persebaya memang sedang berburu gelar Super League 2026/2027. Trofi tersebut diharapkan menjadi kado terindah bagi tim menjelang perayaan usia satu abad yang akan dirayakan pada 2027 mendatang.
"Persebaya berhasil membuktikan kepada orang yang menganggap remeh. Ini sangat penting untuk menambah rasa percaya diri mengarungi musim baru," kata Sinyo Devara.
"Semua masih bisa terjadi dan persebaya punya peluang besar untuk juara," pungkasnya.
Demi mencapai target besar musim ini, Persebaya melakukan rangkaian pramusim cukup padat.
Persebaya mengawali uji coba pramusim menghadapi PSIS Semarang di Stadion GBT, Minggu (19/7/2026). Laga bertajuk 99th Anniversary Game ini berakhir imbang 2-2.
Persebaya kemudian mentas di Piala Presiden 2026 dengan jadwal super padat hingga akhirnya keluar sebagai juara.
Rangkaian persiapan pramusim akan ditutup dengan uji coba internasional menghadapi Penang FC, tim asal Malaysia, di Stadion GBT, Sabtu (15/8/2026) mendatang.