AQUA DBL Dance 2026 East Java-North: Pesona 100 Persen Indonesia dari Vier Dance Crew dan Revolt
Pipit Maulidya August 11, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North menjadi ruang bagi para dancer untuk menampilkan kreativitas sekaligus menginterpretasikan tema “100 persen Indonesia” melalui gerakan, musik, dan konsep pertunjukan.

Dua tim yang membawa cerita berbeda dalam persiapan menuju panggung tersebut adalah Vier Dance Crew SMAN 4 Sidoarjo dan Revolt SMAN 1 Kebomas.

Vier Dance Crew memilih mengeksplorasi keberagaman budaya Indonesia. Sementara Revolt harus beradaptasi setelah musik yang sebelumnya dipersiapkan mengalami perubahan, sehingga koreografi mereka juga ikut dirombak.

Baca juga: Dukung Talenta Muda, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Apresiasi News Presenter Competition

Vier Dance Crew Angkat Keberagaman Budaya Indonesia

Bagi Vier Dance Crew, tema “100 % Indonesia” menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberagaman budaya melalui penampilan yang tetap fun dan ceria.

Mereka memadukan sejumlah lagu pop Indonesia dengan lagu daerah seperti Cublak-Cublak Suweng dan Apuse. Unsur tarian tradisional juga dimasukkan ke dalam rangkaian koreografi.

Kapten Vier Dance Crew, Alodia Dengah Sundah, mengatakan konsep tersebut disusun seperti sebuah perjalanan. Penampilan diawali dengan musik yang lebih familiar, kemudian secara perlahan membawa penonton menuju kesenian daerah.

“Awalnya kita banyak lagu-lagu pop Indonesia. Makin ke belakang kita mau menceritakan kalau Indonesia sendiri juga punya lagu-lagu daerah dan budaya daerah seperti tariannya yang harus kita lestarikan sampai sekarang,” ujar Alo.

Penampilan Vier Dance Crew kemudian ditutup dengan gunungan yang menjadi salah satu simbol yang erat dengan kesenian tradisional Indonesia.

Setiap bagian pertunjukan dipersiapkan untuk memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia, sekaligus menjaga agar penampilan tetap menarik bagi penonton.

Namun, proses latihan tidak selalu berjalan mudah.

Para anggota Vier Dance Crew harus membagi waktu antara latihan dengan les, perlombaan, organisasi, serta berbagai kegiatan sekolah. Kondisi tersebut membuat mereka tidak selalu bisa berlatih dalam formasi lengkap.

Detail koreografi juga menjadi salah satu tantangan. Kesalahan kecil dalam gerakan membuat mereka harus mengulang bagian tertentu agar penampilan bisa lebih rapi.

Persiapan kostum juga membutuhkan waktu. Meski konsep sudah dipikirkan sejak lama, pengerjaan secara intensif baru dilakukan sekitar dua minggu sebelum penampilan.

Sejumlah detail kostum bahkan dibuat sendiri oleh para anggota. Mereka mengerjakan berbagai bagian mulai dari memotong hingga membentuk elemen kostum.

“Kalau bikin sendiri itu deg-degan. Pas motong kita kayak, ‘Aduh, semoga bagus.’ Kita sampai sambil berdoa. Tapi pas sudah jadi dan ternyata bagus, langsung lebih percaya diri,” cerita Alo.

Selama menjalani latihan, sejumlah kejadian kecil juga mewarnai persiapan. Beberapa anggota sempat mengalami keseleo, bahkan ada yang terjatuh dari motor.

Beruntung, seluruh anggota tetap dalam kondisi aman sehingga dapat kembali melanjutkan latihan untuk mempersiapkan penampilan.

Revolt Harus Kejar Koreografi Baru

Cerita berbeda datang dari Revolt SMAN 1 Kebomas. Tim ini harus beradaptasi setelah konsep musik yang sudah dipersiapkan sebelumnya mengalami perubahan.

Awalnya, Revolt menggunakan lagu Dewa 19 untuk konsep penampilan. Namun, pilihan musik tersebut kemudian berganti menjadi lagu Mulan Jameela.

Perubahan musik membuat mereka harus mempelajari materi baru sekaligus menyesuaikan koreografi yang sudah disiapkan.

Perbedaan beat membuat sejumlah gerakan harus diubah. Coach kembali mengajarkan koreografi, sementara para anggota harus mengejar materi dalam waktu persiapan yang terbatas.

“Ada ganti koreo, pasti. Karena beda beat-nya, jadi kita diajarin lagi sama coach. Koreonya juga banyak yang berbeda,” ujar Amira Salsabila, anggota Revolt.

Kesulitan semakin terasa karena tidak semua anggota bisa mengikuti seluruh sesi latihan. Mereka harus membagi waktu dengan berbagai kegiatan lain di luar latihan dance.

Untuk mengejar materi yang tertinggal, anggota Revolt memanfaatkan video tutorial yang dibagikan kakak kelas. Video tersebut digunakan untuk mempelajari gerakan secara mandiri di rumah.

Amira menjadi salah satu anggota yang merasakan langsung tantangan tersebut. Ia sempat tidak mengikuti latihan karena kegiatan lain dan harus mempelajari materi yang menurutnya cukup sulit sebelum kembali berlatih bersama tim.

“Aku pernah enggak ikut latihan karena ada kegiatan lain. Terus pas lihat gerakannya aku mikir, ‘Ini kok susah banget sih?’ Akhirnya aku buru-buru minta diajarin teman, karena sorenya sudah ada latihan sama coach,” cerita Amira.

Memasuki awal Agustus, Revolt kemudian meningkatkan intensitas latihan. Mereka berlatih hampir setiap hari setelah pulang sekolah.

Jika jadwal memungkinkan, latihan bahkan bisa dilakukan hingga dua kali dalam sehari.

Perubahan musik dan koreografi yang sempat membuat mereka harus beradaptasi akhirnya menjadi bagian dari perjalanan Revolt menuju panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North.

Di atas panggung, penonton mungkin hanya melihat rangkaian gerakan yang tersusun rapi. Namun, di balik penampilan tersebut terdapat proses panjang berupa perombakan koreografi, materi yang harus dikejar, serta kerja sama antarpersonel agar seluruh anggota dapat tampil dalam ritme yang sama.

AQUA DBL Dance 2026-2027

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.

Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Selain kompetisi basket, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100 % Indonesia”.

Seluruh keseruan pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus laga final, pertandingan juga dapat disaksikan melalui YouTube Good Day ID.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.