TRIBUNNEWS.COM - Pemain bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, tak lama lagi akan kembali menginjakkan kaki ke lapangan hijau.
Ronaldo sudah menyelesaikan agenda liburannya bersama keluarga dan kembali menuju Arab Saudi.
Diperkirakan Ronaldo akan sampai di Saudi pada Rabu (12/8) atau Kamis (13/8) mendatang.
Cristiano Ronaldo nantinya tak akan membuang waktu untuk langsung melapor ke tempat latihan klub setelah sampai di negara kaya minyak tersebut.
Pasalnya ia sudah ditunggu rekan-rekannya yang lain yang sudah terlebih dahulu bergabung.
Pada saat yang sama, Al Nassr menyambut rekan senegara Ronaldo ke dalam tim.
Adalah Samu Costa yang resmi disambut dan diperkenalkan sebagai pemain baru Al Nassr.
Kedatangannya di bandara setempat langsung disambut ratusan fans Al Nassr yang menunggunya dengan sabar.
Ia langsung diberikan syal Al Nassr dengan warna kuning yang menyolok.
Al Nassr perlu mengeluarkan uang senilai 25 juta Euro untuk mendatangkan pemain asal Portugal itu.
Samu Costa diprediksi akan mengisi pos yang ditinggalkan Marcelo Brozovic.
Baca juga: Update Transfer Al Nassr: Cuma Satu Pemain yang Masuk, Lima Pemain Dilepas
Brozovic hengkang setelah tak memperpanjang kontraknya bersama Al Nassr yang berakhir pada akhir musim 2025/2026.
Hilangnya Brozovic cukup terasa bagi lini tengah Al Nassr musim lalu.
Terutama di akhir-akhir musim, permainan Al Nassr semakin bergantung ke sisi sayap.
Sebelum mendapatkan izin transfer ini, Al Nassr dikabarkan terlilit kewajiban finansial yang cukup besar.
Al Nassr bahkan disebut dilarang merekrut pemain baru setelah pemilik mayoritas, Public Investment Fund (PIF), menghentikan pendanaan hingga kondisi keuangan membaik.
Laporan surat kabar Arab Saudi, Ariyadhiyah, menyebutkan total kewajiban finansial klub-klub elite Liga Arab Saudi kini telah melampaui 800 juta riyal Saudi atau sekitar 187 juta Euro (sekitar Rp3,69 triliun) yang membuat Al Nassr turut terdampak.
Seorang sumber internal yang dekat dengan PIF mengungkapkan bahwa krisis tersebut dipicu oleh buruknya pengelolaan keuangan pada musim lalu sehingga klub kini berada di bawah pengawasan ketat Liga Arab Saudi.
Akibatnya, PIF mengambil langkah tegas untuk menghentikan bertambahnya utang dengan membatasi kewenangan manajemen klub dalam mengambil keputusan finansial, termasuk mendatangkan pemain baru.
Saat ditanya apakah manajemen Al Nassr kini dilarang menyetujui kontrak pemain baru, sumber tersebut memberikan jawaban tegas.
"Ya, tidak akan ada kesepakatan kontrak selama manajemen tidak menyediakan likuiditas dari pendapatan klub," kata sumber internal yang dekat dengan PIF yang tak ingin disebut namanya, dikutip dari Goal Internasional.
Artinya, Al Nassr tidak bisa melakukan transfer pemain hingga mampu membuktikan bahwa mereka memiliki dana yang cukup dari pemasukan sponsor, pendapatan komersial, maupun sumber pendapatan klub lainnya.
Situasi ini menjadi pukulan besar bagi Al Nassr yang sebelumnya dikenal sangat agresif di bursa transfer sejak kedatangan Cristiano Ronaldo pada akhir 2022.
Tanpa mendatangkan pemain baru pun, tagihan yang harus dibayar Al Nassr per bulannya sudah sangat besar.
Pemain seperti Cristiano Ronaldo, Joao Felix, Sadio Mane, hingga Kingsley Coman menyedot cukup banyak uang dalam ruang gaji mereka.
Dengan akomodasi terbesar pastinya dimiliki Cristiano Ronaldo yang dibayar sekitar 200 juta Euro oleh Al Nassr.
(Tribunnews.com/Guruh)