BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan peninjauan terhadap bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang mengalami ambruk.
Peninjauan dilakukan pihak Dinkes PPKB HSS ke lokasi Pustu yang berada di Desa Pihanin Raya, Kecamatan Daha Selatan, Selasa (11/8/2026).
Pasca kejadian ambruknya Pustu di Desa Pihanin Raya tersebut kini Bidan atas nama Mina warga Bajayau bersama keluarga yang sebelumnya menempati bangunan tersebut, terpaksa berpindah ke tempat lain.
“Sudah diarahkan Kepala Puskesmas untuk menempati rumah dinas (dokter gigi) di Puskesmas Bayanan,” kata Plt Kadinkes PPKB, Hj Hanti Wahyuningsih.
Baca juga: Kebakaran Gegerkan Pudak Setegal Tabalong, Gudang dan Rumah Warga Alami Kerusakan
Sementara itu, Pelayanan dalam gedung tetap dilaksanakan di Puskesmas Bayanan. Begitu pula pelayanan luar gedung seperti pemeriksaan ibu hamil, nifas, neonatal masih dapat dilakukan bidan bersangkutan melalui kunjungan rumah.
“Pelayanan dalam gedung jaraknya masih dekat jadi bisa langsung ke Puskesmas Bayanan,” terangnya.
Akibat dari ambruknya Pustu Pihanin Raya tersebut berimbas ke rumah warga yang berdekatan dengan bangunan.
Kepala Desa Pihanin Raya, Norlan mengungkapkan, kejadian ambruknya Pustu, sekitar pukul 18.00 Wita.
“Sebelum ambruk, sudah ada terdengar suara kretek dari bangunan. Sebagian harta benda dan perabotan di dalam Pustu bisa diselamatkan oleh pemilik dan warga. Begitu pula barang dari bangunan milik warga di sebelahnya,” ungkapnya.
Akibat kejadian ambruknya bangunan Pustu tersebut, tiga kepala keluarga terdampak.
Di Pustu di tempat 1 Kepala Keluarga (KK) dengan empat jiwa dengan kondisi kerusakan 100 persen.
Sementara, rumah warga ditempati 2 KK dengan 5 jiwa dengan kondisi kerusakan sekitar 60 persen, berdasarkan laporan pemerintah desa. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)