Disuruh Dokter Istirahat, Ini Sosok KH Anwar Zahid yang Lanjut Dakwah Usai Mobil Ditabrak Truk
Rr Dewi Kartika H August 12, 2026 12:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi pendakwah asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid ditabrak truk trailer.

Kecelakaan yang menimpa tokoh agama asal Bojonegoro itu terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kecelakaan terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.

Alphard hitam tersebut diseruduk truk trailer dari arah belakang saat sedang berhenti dalam antrean buka-tutup jalan akibat proyek perbaikan jalan.

Dalam video yang viral terlihat KH Anwar Zahid terduduk di pinggir jalan sementara mobilnya ringsek. 

Kondisi Terkini

Pasca-kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, tim medis dan pihak keluarga sempat meminta KH Anwar Zahid untuk tidak melanjutkan perjalanan dan beristirahat total. 

Kendati demikian, demi menjaga komitmen syiar agama dan menyapa masyarakat Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara yang telah menanti kedatangannya sejak tiga tahun lalu, KH Anwar Zahid memutuskan untuk tetap berangkat. 

"Kulo niku sakjane kaleh dokter niku disuwun istirahat, nopo maleh kaleh tiyang griyo disuwun mantok wae. Insyaallah Abah tasek kuat, Abah sehat wong diparingi tugas ngaji. Nak misale Abah wes gak iso mlaku, nopo Abah remek, yo Abah ra budal," tutur Abah Anza.

(Saya itu sebenarnya diminta untuk istirahat oleh dokter, apalagi sama keluarga diminta untuk pulang. Tapi, insyaallah Abah masih kuat, Abah sehat, apalagi mendapat tugas mengisi pengajian. Kalau misalnya sudah tidak bisa berjalan atau sakit parah, ya terpaksa tidak berangkat). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KH Anwar Zahid dijadwalkan menjadi penceramah utama dalam acara selawatan dan pengajian umum yang digelar di Lapangan Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Selasa (11/8/2026).

Sosok KH Anwar Zahid

K.H. Ahmad Anwar Zahid atau dikenal juga dengan Abah Anza (lahir 11 Maret 1974 di Bojonegoro) adalah pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah sekaligus seorang pendakwah kondang asal Kanor, Bojonegoro. 

Ia beraliran Ahlussunah wal Jama'ah dan berafiliasi ormas Nahdlatul Ulama.

Sejak kecil ia sekolah di Komplek Pesantrem At Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro. 

Kemudian menimba ilmu di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, lalu berpindah ke Asrama Pesantren Ta'limul Quranil Adzim (APTQ) di Bungah, Gresik yang fokus pada penghafalan Al Quran.

KH Ahmad Anwar Zahid lahir dan tinggal hingga saat ini di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. 

Hingga saat ini ia selalu mengisi 3 hingga 4 jadwal pengajian setiap harinya di berbagai daerah. 

Hal itu karena selalu ada permintaan jadwal yang masuk dari jamaah di setiap harinya, sehingga jadwal pengajian selalu penuh hingga beberapa tahun kedepannya.

Cara ceramahnya sangat digemari oleh semua strata masyarakat, bahasa yang ia gunakan selalu mengena di hati jamaah dan selalu diiringi humor-humor yang bermakna.

Ia selalu menyindir perilaku-perilaku dan sifat seseorang yang biasa terjadi di dalam sebuah masyarakat.

Sehingga para jamaah pun hanya bisa tertawa dan menyadari akan kebenaran dari apa yang ia sampaikan.

Apa yang menjadi pokok inti ceramah secara tidak langsung sudah diterima oleh jamaah melalui humor-humor tersebut.

Selain di Indonesia, ia juga sering kali mengisi pengajian di mancanegara, seperti Hongkong, Korea Selatan, Malaysia. 

Selain itu terdapat juga pengajian rutin di Pondok Pesantren yang ia asuh tiap hari Ahad Kliwon yang diberi nama Jamaah Maqoman Mahmudah.

Riwayat Pendidikan

Mengutip Wikipedia, KH Anwar Zahid memulai pendidikannya dengan belajar di SD, SMP di lingkungan rumahnya. 

Tahun 1988, dia melanjutkan studinya dengan belajar nyantri di Pondok Pesantren Langitan di bawah asuhan Romo KH. Abdullah Faqih.

Pada masa-masa di Pondok Pesantren Langitan itulah KH. Anwar Zahid memanfaatkan waktu untuk mempelajari agama dengan begitu baik dan juga mendalam. 

Selain mendalami ilmu agama dia juga dilatih dengan metode-metode dakwah yang mumpuni.

Disinilah bakat-bakatnya dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam mulai terasah dengan baik.

Setelah restu dan juga doa dari Romo KH. Abdullah Faqih diperoleh berangkatlah KH. Anwar Zahid menuju pesantren “APTQ” Sampurnan Bungah Gresik. 

Pada pesantren itu KH. Anwar Zahid ingin memperdalam ilmu dalam bidang al-Quran dan juga hafalannya. 

Di pondok pesantren ini KH. Anwar Zahid di gembleng dengan pemahaman akan al-Quran secara mendalam baik dari segi pelafalan tafsir dan juga hafalan al-Quran.

Berkat gemblengan dari Pondok Pesantren Langitan dan juga Pondok Pesantren APTQ Sampurnaan Bungah Gresik saat ini Anwar Zahid mampu dengan baik menjalankan misi dakwah dan juga keumatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.