SRIPOKU.COM - Memasuki kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Informatika, siswa dituntut untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi melalui soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Pada Bab 1 mengenai Informasi Digital, pembahasan berfokus pada bagaimana siswa mampu menganalisis keabsahan data digital, memahami dampaknya terhadap etika bermedia, mengenali keamanan data pribadi, hingga membedakan rekayasa informasi (deepfake/hoaks) dari fakta yang sebenarnya.
Sebagai bahan evaluasi dan latihan mandiri dalam menghadapi Ulangan Harian (UH), Penilaian Tengah Semester (PTS), maupun Asesmen Sumatif, berikut adalah 10 contoh soal HOTS Informatika Kelas 11 SMA Bab 1 Informasi Digital pilihan ganda yang dilengkapi dengan kunci jawaban.
Baca juga: Ringkasan Materi Informatika Kelas 11 SMA Bab 1 Informasi Digital Kurikulum Merdeka
(1) Sebuah video pidato seorang tokoh publik beredar di media sosial dan memicu kontroversi karena berisi narasi provokatif. Namun, saat dianalisis menggunakan perangkat pembanding gerakan bibir (lip-sync analysis) dan frekuensi suara, ditemukan adanya ketidakcocokan gelombang audio dengan artikulasi visual. Fenomena rekayasa informasi digital tersebut merupakan contoh dari...
A. Phishing attack
B. Deepfake video
C. Ransomware injection
D. Data scraping
E. Distributed Denial of Service (DDoS)
Kunci Jawaban : B. Deepfake video
A. Langsung mengklik tautan tersebut dan memasukkan nama pengguna serta kata sandi
B. Membagikan tautan tersebut ke media sosial untuk meminta bantuan orang lain
C. Mengabaikan tautan tersebut, lalu memverifikasi status akun secara langsung melalui aplikasi resmi bank atau layanan nasabah resmi
D. Mengisi formulir pada tautan tersebut menggunakan kata sandi acak
E. Membalas pesan singkat tersebut dengan mencantumkan nomor PIN ATM
Kunci Jawaban : C. Mengabaikan tautan tersebut, lalu memverifikasi status akun secara langsung melalui aplikasi resmi bank atau layanan nasabah resmi
(3) Perhatikan skenario berikut!
Berdasarkan aspek penyajian informasi digital, bentuk manipulasi data ini dikategorikan sebagai...
A. Misleading visualization (Visualisasi yang menyesatkan)
B. Data encryption error
C. Data redundancy
D. System syntax error
E. Hardware malfunction
Kunci Jawaban : A. Misleading visualization (Visualisasi yang menyesatkan)
(4) Dalam era disrupsi informasi digital, batas antara privasi data pribadi dan ruang publik semakin kabur. Ketika seorang pengguna mengunggah foto tiket pesawat yang menampilkan kode batang (barcode) atau Booking Reference ke media sosial, risiko keamanan digital terbesar yang dapat terjadi adalah...
A. Kamera ponsel pengguna akan terinfeksi virus secara otomatis
B. Pihak tidak bertanggung jawab dapat menyalin data kode batang untuk mengakses, mengubah, atau membatalkan penerbangan penumpang secara ilegal
C. Maskapai penerbangan akan memberikan denda atas tindakan pengunggahan tersebut
D. Foto tersebut akan langsung dihapus oleh penyedia platform media sosial
E. Kuota internet pengguna akan berkurang dua kali lipat lebih cepat
Kunci Jawaban : B. Pihak tidak bertanggung jawab dapat menyalin data kode batang untuk mengakses, mengubah, atau membatalkan penerbangan penumpang secara ilegal
(5) Penerapan metode autentikasi dua faktor (Two-Factor Authentication / 2FA) pada akun platform digital menggabungkan dua elemen keamanan yang berbeda. Kombinasi yang paling tepat dalam menerapkan prinsip ini adalah...
A. Kata sandi lama dan kata sandi baru
B. Kata sandi (something you know) dan kode OTP yang dikirim ke gawai pribadi (something you have)
C. Nama pengguna dan alamat surat elektronik (email)
D. Tanggal lahir dan nama ibu kandung
E. Penggunaan dua aplikasi media sosial yang sama dalam satu perangkat
Kunci Jawaban : B. Kata sandi (something you know) dan kode OTP yang dikirim ke gawai pribadi (something you have)
(6) Dalam suatu riset berbasis web, peneliti mengumpulkan jutaan komentar warga dari media sosial untuk mengukur sentimen publik terhadap kebijakan baru. Namun, sebagian besar data komentar berisi kalimat sarkasme yang makna implisitnya berlawanan dengan kata yang tertulis. Tantangan terbesar dalam pemrosesan informasi digital (Natural Language Processing) pada kasus ini adalah...
A. Kapasitas memori penyimpanan harddisk komputer yang kurang besar
B. Ketidakmampuan algoritma standar dalam memahami konteks pragmatis dan nuansa bahasa manusia (contextual ambiguity)
C. Kecepatan jaringan internet yang lambat saat mengunduh data
D. Format file teks yang tidak dapat dibaca oleh sistem operasi
E. Adanya perbedaan ukuran font pada postingan media sosial
Kunci Jawaban : B. Ketidakmampuan algoritma standar dalam memahami konteks pragmatis dan nuansa bahasa manusia (contextual ambiguity)
(7) Perhatikan pernyataan terkait jejak digital (digital footprint) berikut!
Pernyataan yang benar mengenai karakteristik jejak digital ditunjukkan oleh nomor...
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 2), dan 4)
C. 2), 3), dan 4)
D. 1) dan 3) saja
E. 3) dan 4) saja
Kunci Jawaban : B. 1), 2), dan 4)
(9) Salah satu ancaman dalam konsumsi informasi digital adalah fenomena Echo Chamber dan Filter Bubble. Dampak paling berbahaya dari fenomena ini terhadap pola pikir masyarakat di era digital adalah...
A. Kecepatan memuat halaman web menjadi sangat lambat
B. Pengguna hanya terpapar pada informasi yang sesuai dengan preferensi mereka saja, sehingga mempersempit sudut pandang dan memicu polarisasi sosial
C. Perangkat smartphone pengguna rentan mengalami kerusakan fisik pada layar
D. Aplikasi tidak dapat memutar konten audio dan video berdurasi panjang
E. Seluruh data identitas pengguna akan otomatis terhapus dari basis data
Kunci Jawaban : B. Pengguna hanya terpapar pada informasi yang sesuai dengan preferensi mereka saja, sehingga mempersempit sudut pandang dan memicu polarisasi sosial
(10) Sebuah undang-undang di suatu negara mengatur bahwa setiap warga negara berhak meminta penyedia mesin pencari untuk menghapus tautan informasi pribadi masa lalu yang tidak relevan atau merugikan reputasi dirinya dari hasil pencarian publik. Hak digital ini dikenal dengan istilah...
A. Right to Copy
B. Right to be Forgotten (Hak untuk Dilupakan)
C. Right to Access Data
D. Digital Copyright
E. Freedom of Cyber Speech
Kunci Jawaban : B. Right to be Forgotten (Hak untuk Dilupakan)