TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Gelaran Borneo Culture Week (BCW) ke-7 sukses mendorong aktivitas kunjungan ke Plaza Balikpapan.
Bagaimana tidak, selama tiga hari pelaksanaannya, mulai dari 7 hingga 9 Agustus 2026, Plaza Balikpapan mencatat total traffic mencapai 130.031.
Bahkan, selama gelaran event BCW, terdapat sebanyak 5.265 mobil dan 4.321 sepeda motor yang masuk ke kawasan pusat perbelanjaan tersebut.
General Manager Plaza Balikpapan, Aries Adriyanto mengatakan, tingkat kunjungan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan Borneo Culture Week.
Sebab, hal ini berkaitan dengan upaya Plaza Balikpapan untuk terus meningkatkan kualitas event yang digelar untuk menghibur pengunjungnya. Terlebih BCW telah mendapat perhatian melalui agenda pariwisata nasional.
Baca juga: Persaingan Mall Balikpapan Makin Ketat, Plaza Balikpapan Siapkan Event dan Promo
"Yang jelas kita jadi punya rasa tanggung yang lebih karena sudah masuk di website-nya Kementerian Pariwisata. Kita harus menjaga kualitas, menjaga materi-materinya," jelasnya, Rabu (12/8/2026).
Ia membeberkan, Borneo Culture Week ke-7 ini mengusung tema "Gema Citra Nusantara". Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, BCW tahun ini tidak hanya menampilkan seni dan budaya, melainkan juga menghadirkan unsur kuliner dan busana tradisional.
Aries mengatakan, variasi kegiatan pada penyelenggaraan ketujuh dibuat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
“Yang jelas temanya sudah pasti berbeda. Kemudian variasi atau varian yang kita munculkan di Borneo Culture Week 7 ini memang lebih banyak daripada yang ke-6 dan sebelumnya,” ujarnya.
Berbagai pertunjukan berlangsung di area Baypark Plaza Balikpapan. Mulai dari parade tari tradisional, fashion show busana bernuansa Nusantara, hingga kompetisi tari.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 UMKM juga ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sehingga pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan pertunjukan, melainkan juga dapat menikmati serta mengenal berbagai produk UMKM lokal.
Melalui pantauan Tribunkaltim.co di lapangan, ribuan pengunjung memadati area Baypark selama 3 hari. Mereka terlihat menikmati ragam pertunjukan seni dan budaya sembari merekam pertunjukan dengan telepon genggamnya.
Beberapa diantaranya, juga memilih berburu kuliner sembari berjalan-jalan dengan kerabat maupun keluarganya.
Menurut Aries, penyelenggaraan BCW kali ini memiliki tantangan dalam mengakomodasi beragam komunitas dan budaya yang ada di Balikpapan.
Sebab, kata dia, tak semua penampil dapat ditampilkan dalam satu penyelenggaraan karena keterbatasan waktu dan tempat.
Untuk itu, proses kurasi dilakukan setiap tahun dengan mempertimbangkan kualitas penampil dan keberagaman budaya.
Baca juga: Central Park Borneo Bay Segera Hadir, Plaza Balikpapan Optimis Daya Beli Warga Kaltim Masih Tinggi
Meski begitu, perkembangan jumlah dan kualitas komunitas budaya justru menjadi peluang bagi Plaza Balikpapan untuk terus mengembangkan Borneo Culture Week.
"Karena semakin tahun mereka semakin membaik. Jadi, semakin susah kita mengkurasinya. Karena keterbatasan waktu, tempat kita juga enggak bisa menampilkan semuanya," pungkasnya. (*)