Tradisi Nganggung Durian di Desa Pelangas Jadi Daya Tarik Wisata Baru Andalan Bangka Belitung
Faiz Fadhilah August 12, 2026 08:42 AM

- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat promosi wisata berbasis budaya dan kuliner melalui potensi durian lokal.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng sejumlah agen perjalanan wisata serta kreator konten untuk memperkenalkan tradisi unik yang dimiliki Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) tersebut melibatkan agen perjalanan wisata dari Jakarta, Batam, dan Palembang.

Selain itu, sejumlah kreator konten turut diajak merasakan langsung pengalaman wisata berbasis budaya yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wydia Kemala Sari, mengatakan promosi ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Bangka Belitung melalui komoditas durian lokal.

Selama berada di Desa Pelangas, para peserta diperkenalkan dengan berbagai tradisi yang masih dilestarikan masyarakat.

Mereka menyaksikan cara mengikat buah durian menggunakan kulit pohon, mencicipi kopi durian, salah satu produk khas desa, hingga mengikuti tradisi Nganggung Durian yang digelar di Masjid Miftahul Jannah.

Menurut Wydia, perpaduan antara wisata kuliner, budaya, dan kearifan lokal menjadi kekuatan tersendiri yang dapat menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.

"Kami ingin memperkenalkan bahwa Bangka Belitung tidak hanya memiliki pantai yang indah, tetapi juga memiliki tradisi dan potensi kuliner yang unik. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat berkembang menjadi agenda wisata rutin yang dikenal hingga tingkat nasional, bahkan internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan pelaku industri pariwisata dan kreator konten diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Bangka Belitung melalui berbagai platform digital sehingga mampu menjangkau lebih banyak calon wisatawan.

Sementara itu, Mia, pengelola agen perjalanan wisata asal Palembang, mengaku terkesan dengan konsep wisata yang ditawarkan Desa Pelangas.

Menurutnya, tradisi Nganggung Durian menghadirkan pengalaman berbeda karena memadukan budaya masyarakat dengan kekayaan kuliner lokal.

Ia menilai kegiatan tersebut memiliki daya tarik yang kuat untuk dipasarkan sebagai salah satu paket wisata unggulan di Bangka Belitung.

"Tradisi Nganggung Durian sangat menarik karena tidak hanya menyajikan durian sebagai kuliner, tetapi juga memperlihatkan budaya masyarakat yang masih terjaga. Ini menjadi pengalaman yang berbeda bagi wisatawan," katanya.

Mia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Bangka Belitung untuk menikmati durian lokal sekaligus mengenal tradisi khas Desa Pelangas.

Melalui promosi yang melibatkan pelaku industri pariwisata dan platform digital tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimistis potensi wisata berbasis budaya dan kuliner akan semakin dikenal luas serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (*)

Program: Local Experience
Editor: Faiz Fadhilah

#LocalExperience #NganggungDurian #DurianBangkaBelitung #DesaPelangas #WisataBangkaBelitung #WisataBudaya #WisataKuliner #BangkaBarat #DurianLokal #VisitBabel #WonderfulIndonesia #KearifanLoka

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.