TRIBUNNEWS.COM - Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 seri Solo menghadirkan ragam sorotan dan fakta menarik.
Satu di antaranya munculnya Lionel Messi. Dan tentu saja bukan Lionel Andres Messi Cuccittini, merupakan penggawa Inter Miami dan timnas Argentina atau yang dikenal sebagai Greatest of All Time (GOAT) dalam sepak bola.
Melainkan Andreas Lionel Messi, kapten dari tim futsal SMK Warga Solo.
Layaknya sebuah nama adalah doa, Andreas Lionel Messi, pemuda asal Kampung Sewu, Kota Solo tersebut, memiliki hobi mengolah si kulit bundar. Bedanya, Lionel Messi dari SMK Warga Solo ini bermain untuk cabang olahraga (cabor) futsal.
Sayang beribu sayang, Andreas Lionel Messi bertindak sebagai 'pentolan' tim futsal SMK Warga belum bisa memberikan dampak instan pada pertandingan pertama.
Berlangsung di GOR UTP, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, SMK Warga harus mengakui kemenangan SMK Jumantono dengan skor akhir 2-0 pada hari pertama penyelenggaraan TPAAF 2026, Selasa (11/8/2026).
Menukil dari TribunSolo, gol kemenangan SMK Jumantono yang menggetarkan gawang tim futsal Lionel Messi tercipta melalui Ragil Arya dan Al Kalfi.
Berkat hasil ini, SMK Jumantono sementara memuncaki klasemen TPAFF 2026 seri Solo di Grupb B.
Lahir tahun 2010, Andreas Lionel Messi, menceritakan bahwa namanya merupakan usulan dari sang kakak.
"Sebenarnya yang ngasih nama Andreas Lionel Messi itu kakak saya. Karena kelahiran saya itu 2010 dan di 2010 itu Messi sedang jaya-jayanya, mainnya bagus banget. Kakak saya ngefans banget sampai nama saya dikasih nama Andreas Lionel Messi," ungkap Andreas, dikutip dari TribunSolo.
Jika menelisik ke tahun 2010, performa Lionel Messi memang sangat luar biasa.
Selain di tahun 2009 La Pulga sukses mendapatkan penghargaan Ballon d'Or sebagai representasi Pemain Terbaik Dunia, kontiunitas performanya berlanjut di musim 2010/2011.
Secara luar biasa Lionel Messi sukses mencetak 73 gol dan 29 assist bagi Barcelona sepanjang musim. Pemain berjuluk Si Kutu ini juga mencetak hattrick sebanyak 10 kali.
Baca juga: Perkuat Fondasi Futsal Pelajar di 20 Kota, Tribun Network dan FFI Berkolaborasi Gelar TPAAF 2026
Untuk prestasi klub, Lionel Messi mempersembahkan trofi juara LaLiga kelima bagi Barcelona, sekaligus mengantarkan klub raksasa Catalunya itu menjuarai Liga Champions, dengan tampil mengesankan di final melawan Manchester United.
Tak berhenti sampai di situ, puncak dari performa fantastis musim 2010/2011, Lionel Messi mendapatkan ganjaran berupa penghargaan Ballon d'Or, sekaligus membuatnya menjadi pemain keempat yang meraih tiga Ballon d'Or kala itu setelah Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten.
Dalam pepatah bahasa jawa disebutkan "asma kinarya japa" yang berarti "nama sebagai doa", memiliki keterkaitan kuat dengan Andreas Lionel Messi.
Terinsipirasi dari mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) tersebut, Messi asal Kota Solo juga tak jauh-jauh dari kecintaannya mengolah si kulit bundar.
Dalam keputusannya untuk memilih jalur cabor futsal, Andreas Lionel Messi sempat mencecap pengalaman untuk menjadi pesepak bola.
Namun ada beberapa pertimbangan yang kemudian dia menjatuhkan pilihan futsal sebagai olahraga yang ditekuninya
"Saya main bola mulai dari SD terus mulai SMK ini pindah ke Futsal," terang Andreas.
"Awalnya ingin jadi pemain bola terus, karena melihat kondisi dan ada kendala jadi pindah ke Futsal," terangnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)(TribunSolo/Andreas Chris Febrianto)