Lahan Melimpah Suhu Bagus, Mengapa Banyak Anak Muda Banyumas Ogah Jadi Petani
khoirul muzaki August 12, 2026 10:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO- Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas saat ini tengah menggencarkan lahirnya petani-petani muda di Kabupaten Banyumas.

Sebab, jumlah petani muda masih sangat sedikit, persentasenya hanya sekitar 5 persen dari jumlah petani yang ada.

"Petani muda, pada dasarnya di kabupaten/kota, provinsi ataupun pusat, minim. Tetapi kami sedang bergerak ke arah itu, meningkatkan petani muda," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Arif Sukmo Buwono kepada tribunbanyumas.com, Selasa (11/8/2026).


Arif mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyumas saat ini banyak membuat program-program ikubasi petani muda.


Dia mencontohkan, program muda tani, takaran berdaya, dan program lain menggandeng Bank Indonesia (BI) ataupun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).


Selain itu, ada juga program Gerakan 10 Hari Tanam atau G10T dengan tujuan membuat pertanian masuk dunia industrialisasi dengan mekanisasi. 


"Harapan kami, petani muda masuk ke situ
 Karena semua terkonsep dengan industrialisasi yang penuh dengan otomatisasi mekanik," jelasnya. 

Baca juga: Mako Brimob Akan Dibangun di Wonosobo, Pemkab Hibahkan Tanah

Potensi

Menurut Arif, Banyumas berpotensi sangat besar sebagai daerah industri pertanian dan pendukung ketahanan pangan.


Letaknya yang berada di atas 200-600 mdpl membuat suhunya bagus, panas tidak terlalu panas dan dingin tidak terlalu dingin. 


Lahan pesawahannya cocok untuk ditanami oleh segala jenis tanaman.


"Sayuran-sayuran dapat tumbuh bagus, seperti tomat, cabai, sawi, kangkung, padi, jagung, palawija, dam saat ini wortel sedang dicoba," ujarnya. 


Arif mengatakan, dua komoditas hasil pertanian terbesar saat ini di Banyumas adalah padi dan kelapa untuk bahan gula kristal. 


Komoditas unggulannya ada durian, kopi, dan kelapa.


Sedangkan komoditas yang sudah ekspor adalah gula kristal dan minyak atsiri.


"Secara sumber daya alam, hasil panen tanaman kapulaga juga bagus, tapi belum ekspor. 


Harapan kami, kapulaga ini bisa diproduksi lebih bagus dan tembus pasar ekspor," ungkapnya. (fba)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.