Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Kejadian pohon besar jenis kedondong tumbang menimpa pikap jenis Suzuki Carry BL 8160 AN, yang merenggut tujuh nyawa dari 12 penumpang (bukan 11) sangat mengejutkan warga.
Insiden maut itu terjadi di jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Tanjog Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, saat hujan turun bersamaan angin kencang.
Belakangan diketahui tujuh korban meninggal semuanya perempuan warga Gampong Puli, Grong-grong Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.
Pikap itu membawa rombongan 12 orang, untuk menjenguk saudarnya yang sakit dirawat di rumah sakit.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pikap Bawa 11 Penumpang Tertimpa Pohon, Tujuh Orang Meninggal
Berdasarkan informasi bersumber dari Kepolisian, kejadian itu bermula saat pikap jenis Carry BL 8160 AN membawa 12 penumpang (bukan sebelas penumpang).
Pikap tersebut dikemudikan M Hidayat, (25), yang membawa rombongan 12 penumpang dengan tujuan RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, untuk membezuk saudara sakit di rumah sakit plat merah tersebut.
Mobil tersebut meluncur di jalan nasional Banda Aceh Medan.
Pikap yang membawa 12 penumpang turun dari jembatan kembar Gampong Baro.
Sekitar 30 Meter dari jembatan, tiba-tiba pohon besar jenis kedondong berada di pinggir jalan tumbang menimpa pikap Carry tersebut.
Akibatnya penumpang duduk di belakang terhimpit dengan kayu besar tersebut.
Proses evakuasi sangat dramatis karena harus memotong kayu pakai chainsaw atau senso untuk mengeluarkan jasad korban.
Evakuasi dilakukan polisi bersama masyarakat untuk memberikan pertolongan membantu korban yang dikeluarkan dari dalam mobil, yang terhimpit pohon tumbang.
Nama-nama korban adalah:
Korban meninggal dunia adalah Fatima Wati (50) ibu rumah tangga atau IRT, Zainabon (57) IRT, Nurma Husen (50) IRT, Rafasah (60) IRT, Halimah (68).IRT, Salhiah (76) IRT, Zubaidah (68) IRT meninggal dunia diduga terhimpit kayu yang tumbang menimpa pikap.
Ketujuh korban itu warga Gampong Puli, Kecamatan Pidie, sempat dievakuasi ke IGD RSUD Tgk Chik Di Tiro.
Korban selamat dan dirawat
Sementara korban lainnya dari gampong yang sama bernama Sapuan (70) IRT, Muhammad Kausar (6) pelajar, Huwaidi (10) pelajar, Ahmad Syahir (11) dan Hidayat (30) buruh harian lepas mengalami luka berat, yang langsung dievakuasi ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.
" Korban yang selamat masih dirawat di rumah sakit. Mobil pikap telah ditarik telah diamankan di Mapolres Pidie," jelasnya.
Berdasarkan informasi diperoleh Serambinws.com, bahwa ketujuh korban semuanya perempuan akan dikebumikan hari ini di Gampong Puli, Kecamatan Pidie. (*)
Baca juga: BPBD Tegaskan Penanganan Pohon Rawan Tumbang Perlu Sinergi dengan Instansi Terkait