Tenggelam di Sungai Rawas saat Mandi, Bocah SD di Muratara Ditemukan Tewas
Shinta Dwi Anggraini August 12, 2026 11:32 AM

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Hafis (8 tahun), siswa SD yang hilang tenggelam saat mandi di Sungai Rawas Desa Pauh 1, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Sumatera Selatan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Rabu (12/8/2026) sekira pukul 08.58 WIB.

Sebelumnya, korban dilaporkan mandi bersama kakak kandung dan temannya di Sungai Rawas pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. 

"Benar, korban tenggelam di Desa Pauh 1, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara sudah ditemukan," ujar Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, saat dikonfirmasi Sripoku.com. 

Dikatakannya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekira pukul 08.58 WIB, dengan jarak sekitar 2-4 meter dari lokasi awal korban tenggelam.

"Saat ini korban sudah dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.

"Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian secara masif, menggunakan speedboat dengan cara membuat ombak, kemudian juga diselami," imbuhnya.

Baca juga: Mandi di Sungai Rawas Bersama Kakaknya, Bocah 8 Tahun di Desa Pauh I Muratara Hilang Tenggelam

Sementara itu, Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah, mengatakan bahwa korban dikabarkan tenggelam di Sungai Rawas pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekira pukul 16.30 WIB.

"Korban diketahui bernama Hafis, usia 8 tahun, warga Desa Pauh 1, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara," kata Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan hasil pulbaket di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa tenggelamnya korban bermula sekira pukul 16.00 WIB terdapat dua anak SD yang sedang mandi di Sungai Rawas Desa Pauh 1, yaitu bernama Hafis dan Alvin.

Selanjutnya setengah jam kemudian atau tepatnya pukul 16.30 WIB, seorang anak yang diketahui bernama Hafis dikabarkan tenggelam di Sungai Rawas.

"Pada saat mandi itu, korban Hafis ini terjatuh dari atas rakit ke dalam sungai dan kemudian tenggelam," jelas Kapolsek.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Pauh I, Juherman, mengatakan bahwa menurut keterangan dari kakaknya, saat itu korban tengah mandi dengannya dan 1 temannya.

"Informasi kakaknya, mereka mandi bertiga termasuk korban, mereka mandi seraya berpegangan dengan tali rakit, namun secara tiba-tiba korban menghilang," jelas Kades.

Mendapat kabar tersebut, sang ibu kemudian menangis histeris dan langsung berlari ke Sungai Rawas diikuti oleh warga.

Bersama warga, pihak keluarga pun langsung melakukan pencarian dengan menggunakan jala dan menyelam di tempat korban tenggelam.

 

 

Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.