Devi Ungkap Peran Penting SALUT Dekatkan Layanan UT Majene se-Sulbar, Kuliah Cepat dan Responsif
Ilham Mulyawan August 12, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si menyebutkan peran penting Sentra Layanan UT (SALUT) Wilayah Kerja Universitas Terbuka (UT) Majene.,

Hal ini diungkapkan Devi saat  Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Mamuju, 18 Juli 2026 lalu.

Baca juga: Rakorda SALUT UT Majene 2026 Perkuat Layanan Pendidikan Tinggi di 6 Kabupaten se-Sulbar

Baca juga: BPKAD Sulbar Ikuti Diseminasi KPK, Perkuat Pelaporan MCSP-RBS untuk Cegah Korupsi

Devi menuturkan, keberadaan SALUT berperan sebagai perpanjangan tangan institusi, dalam memberikan pelayanan akademik maupun non-akademik kepada mahasiswa. 

"Menjadi ujung tombak sosialisasi, promosi, dan rekrutmen mahasiswa baru di tingkat daerah," ujarnya.

Sehingga memainkan peranan krusial melalui penguatan layanan berbasis kedekatan wilayah (proximity-based service). 

Kian mempermudah mahasiswa memperoleh akses pelayanan yang lebih cepat, responsif, informatif, dan terjangkau di daerah masing-masing.

"Tanpa harus datang langsung ke kantor UT Majene," tambah Devi. 

Rakor ini dihadiri Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si., dan segenap jajaran pimpinan serta manajemen UT Majene.

Dihadiri 11 unit SALUT yang aktif beroperasi di enam kabupaten Provinsi Sulawesi Barat turut hadir. 

Meliputi perwakilan dari SALUT Polewali dan SALUT Wonomulyo di Kabupaten Polewali Mandar; SALUT Massipaq, SALUT Malunda, dan SALUT Delima Banggae di Kabupaten Majene; SALUT Mamasa di Kabupaten Mamasa; SALUT Mamuju di Kabupaten Mamuju; SALUT Kayumangiwang di Kabupaten Mamuju Tengah; serta SALUT Vovasanggayu dan SALUT Pasangkayu di Kabupaten Pasangkayu.

Menjadi fondasi dan respons nyata jajaran manajemen, dalam menghadapi dinamika persaingan dunia pendidikan tinggi yang kian ketat.

Sekaligus meningkatkan koordinasi dan sinergi, antara pihak UT Majene dengan seluruh pengelola SALUT demi mewujudkan penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi yang efektif serta terintegrasi. 

"Kami ingin menyamakan persepsi dan pemahaman terkait kebijakan operasional, meningkatkan kapasitas kompetensi para pengelola dalam bidang pelayanan mahasiswa serta strategi pemasaran," pungkas Devi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.