Cuaca Ekstrem Mengintai, Satpolairud Edukasi Nelayan Situbondo soal Keselamatan Melaut
Wiwit Purwanto August 12, 2026 12:49 PM

 

SURYA.CO.ID SITUBONDO  - Di tengah cuaca ekstrem dan angin kencang, Sat Polairud Polres Situbondo mengedukasi nelayan agar mengutamakan keselamatan saat melaut, melengkapi alat keselamatan, serta memanfaatkan nomor 110 saat menghadapi kendala atau gangguan keamanan di kawasan perairan Situbondo.

Suasana di Pelabuhan Baru Panarukan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, menjadi lokasi edukasi keselamatan bagi para nelayan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga situasi keamanan di kawasan pelabuhan dan perairan Situbondo.

Edukasi itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat nelayan terhadap keselamatan saat bekerja di laut serta menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan dan perairan Situbondo.

Nelayan Diminta Waspadai Cuaca Buruk

Kasatpolairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, keselamatan melaut harus menjadi prioritas bagi masyarakat yang beraktivitas mencari ikan di laut.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlanjut, Penyeberangan Selat Bali Bisa Ditutup Kapan Saja

Gede berharap para nelayan selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat melaut serta memastikan perlengkapan keselamatan dan alat komunikasi tersedia.

"Jika kondisi cuaca buruk atau membahayakan, sebaiknya pelayaran ditunda demi keselamatan," ujarnya, Rabu (12/08/2026).

Selain keselamatan saat melaut, kata Gede, pihaknya juga mengajak masyarakat pesisir dan pengguna pelabuhan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

"Kerukunan antarpekerja dan nelayan juga perlu dijaga, sehingga tidak terjadi perselisihan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas," katanya.

Pihaknya juga mengingatkan para nelayan untuk melaporkan jika mengetahui adanya tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas di kawasan pelabuhan dan perairan.

Polisi Ingatkan Nelayan Manfaatkan Nomor 110

Para nelayan diminta tidak ragu menghubungi nomor 110 ketika mengalami mesin trobel atau kendala lainnya saat melaut. Layanan tersebut juga dapat digunakan ketika masyarakat menemukan gangguan keamanan di kawasan pelabuhan dan perairan.

Baca juga: Nelayan Situbondo Hilang Saat Melaut Ditemukan Selamat di Giliyang Sumenep

"Yang pasti, informasi itu akan direspons cepat oleh petugas yang terdekat,"tukasnya.

Yang tak kalah penting, AKP Gede menegaskan para nelayan harus selalu memperhatikan dan meng-update informasi cuaca dari BMKG melalui otoritas pelabuhan sebelum berlayar.

"Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi risiko yang dapat terjadi akibat perubahan kondisi laut," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.