POLBAN Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD melalui Pelatihan Pembelajaran STEAM Berbasis Eksperimen
Siti Fatimah August 12, 2026 01:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen Politeknik Negeri Bandung (Polban) melaksanakan program pelatihan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kober Arafah, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Polban tahun 2026 dengan judul "Peningkatan Sarana Edukasi dan Kompetensi Guru Melalui Pembelajaran STEAM Berbasis Eksperimen Sederhana di Kober Arafah, Sarijadi, Bandung."

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 6 dan 12 Agustus 2026, bertempat di Kober Arafah yang beralamat di Jalan Sariasih II No. 21C, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru Kober Arafah yang berjumlah 10 orang, dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan berbasis eksplorasi.

PELATIHAN - Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen Politeknik Negeri Bandung (Polban) melaksanakan program pelatihan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kober Arafah, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. 
PELATIHAN - Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen Politeknik Negeri Bandung (Polban) melaksanakan program pelatihan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kober Arafah, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.  (Tribun Jabar/Dok Polban)

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari enam orang dosen Politeknik Negeri Bandung, yaitu empat orang dosen bidang keahlian Fisika dan dua orang dosen bidang keahlian Matematika.

 lintas disiplin tersebut bertujuan menghadirkan pembelajaran sains dan matematika yang lebih kontekstual, aplikatif, serta mudah diterapkan oleh guru PAUD dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Pada hari pertama, peserta memperoleh pelatihan mengenai pembelajaran berbasis Loose Parts.

Materi ini memperkenalkan konsep pemanfaatan benda-benda sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai media belajar.

Melalui pendekatan Loose Parts, guru didorong untuk mengembangkan kreativitas dalam merancang aktivitas yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah pada anak usia dini.

Sementara itu, pada hari kedua, peserta mengikuti pelatihan mengenai Literasi dan Numerasi STEAM melalui berbagai eksperimen sederhana yang menarik dan mudah dipraktikkan di kelas.

Dalam sesi ini, guru diajak memahami bagaimana konsep Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM) dapat diintegrasikan dalam aktivitas bermain sambil belajar.

Berbagai percobaan sederhana menggunakan bahan yang mudah diperoleh menjadi contoh nyata bahwa pembelajaran sains tidak harus menggunakan peralatan laboratorium yang mahal, tetapi dapat dilakukan secara kreatif sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Selain itu, Polban juga menggandeng Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk memberikan pelatihan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pembelajaran Mendalam (RPP-PM) PAUD dengan Narasumber Rina Marlina, S.Pd., M.Pd. (Pengawas TK Kota Cimahi).

Ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat Nani Yuningsih, S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa pengenalan sains dan matematika sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir logis, rasa ingin tahu, dan kemampuan memecahkan masalah yang akan sangat dibutuhkan pada jenjang pendidikan berikutnya.

"Melalui pelatihan ini kami berharap para guru memiliki wawasan baru mengenai pembelajaran STEAM yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat mengenal konsep sains dan matematika melalui pengalaman langsung. Belajar tidak hanya dilakukan dengan membaca atau menghafal, tetapi melalui kegiatan bereksperimen, mengamati, bertanya, mencoba, dan menemukan sendiri konsep-konsep sederhana di sekitar mereka," ungkap ketua tim.

Selain peningkatan kompetensi guru, program ini juga memberikan dukungan berupa penguatan sarana edukasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di Kober Arafah.

Kehadiran media pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan STEAM diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar anak-anak serta mendukung implementasi Kurikulum PAUD yang lebih inovatif.

Pihak Kober Arafah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

Menurut para guru, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran di PAUD dan dapat langsung diterapkan di kelas menggunakan alat dan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekolah maupun rumah.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan anak usia dini diharapkan dapat terus terjalin sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini sebagai investasi penting dalam mencetak generasi Indonesia yang kreatif, inovatif, serta memiliki kemampuan berpikir ilmiah.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini juga menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara langsung untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan memperkuat kompetensi guru dan menyediakan sarana edukasi yang mendukung pembelajaran STEAM, Polban berharap dapat ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif bagi anak-anak Indonesia.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Bandung bersama guru-guru Kober Arafah, Kelurahan Sarijadi, Kota Bandung, usai pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pembelajaran STEAM Berbasis Eksperimen Sederhana, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penguatan kompetensi guru dan pengembangan pembelajaran berbasis STEAM

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.