25 Muassis NU Diabadikan dalam 1 Kanvas Karya J Hasanto, Warnai Pameran Muktamar ke-35 NU di Jombang
Alga W August 12, 2026 01:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Seniman J Hasanto mengabadikan sosok 25 kiai pendiri atau muassis Nahdlatul Ulama (NU) diabadikan dalam satu lukisan.

Karya berjudul '25 Kiai Muassis NU' ini akan menjadi salah satu daya tarik dalam pameran seni menyambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang.

Baca juga: Tanggul Sungai Gude-Ploso Jombang Ambrol 2 Tahun, Warga Patungan Perbaiki Tanggul untuk Cegah Banjir

Lukisan tersebut menampilkan wajah para ulama yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya NU.

Tiga di antaranya merupakan tokoh asal Jombang, yakni KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.

Selain ketiga tokoh tersebut, lukisan berukuran besar tersebut juga menampilkan KH As’ad Syamsul Arifin dan sejumlah kiai lain yang memiliki kontribusi dalam perjalanan NU.

J Hasanto mengerjakan lukisan tersebut menggunakan cat minyak di atas kanvas berukuran 250x120 sentimeter.

Setelah dipasangi bingkai, ukurannya mencapai 277x147 sentimeter.

Menurut Hasanto, karya ini tidak dibuat semata-mata untuk menghadirkan keindahan visual.

Ia ingin lukisan tersebut menjadi media untuk mengenalkan kembali para pendiri NU kepada masyarakat.

"Kami berharap banyak warga NU bisa melihat lukisan tersebut untuk mengenal para kiai pendiri NU yang ternyata jumlahnya banyak," ucap Hasanto saat dikonfirmasi terpisah oleh TribunJatim.com, Rabu (12/8/2026).

Ia berharap, keberadaan lukisan tersebut dapat membantu generasi sekarang mengenal tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah NU.

Pameran seni Muktamar ke-35 NU mulai 20 Agustus 2026

Pameran lukisan dalam rangka menyambut Muktamar ke-35 NU akan dimulai lebih awal, yakni pada 20 Agustus 2026.

Sementara Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026, di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Lokasi pameran berada di halaman depan rumah mantan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, tepat di depan Pondok Pesantren Al Wahabiyyah 1 dan Al Lathifiyyah 2 Tambakberas, Jombang.

Sekitar 100 lukisan disiapkan untuk dipamerkan.

Selain mengangkat tema NU dan Islam, karya yang ditampilkan juga mencakup kaligrafi serta lukisan sejumlah tokoh nasional.

Hasanto menggelar pameran tersebut bersama dua seniman lainnya, yakni Kholison Syafi’i dari Semarang dan Riyanto dari Demak.

Ada lelang daring 10 karya lukisan

Selain pameran, Hasanto juga menyiapkan lelang daring 10 karya terbaik.

Beberapa karya yang masuk dalam daftar lelang antara lain lukisan 25 muassis NU, lukisan para pendiri NU, serta dua karya kaligrafi berbahan kain perca.

Hasanto dikenal sebagai seniman yang banyak mengangkat tokoh dan sejarah ulama melalui karya lukis.

Ia pernah melukis KH Hasan Gipo, dan mendapat kepercayaan dari keluarga besar atau dzuriyah untuk melukis Syaikhona Kholil Bangkalan.

Melalui pameran tersebut, Hasanto ingin menjadikan seni sebagai sarana untuk merawat ingatan sejarah sekaligus mengenalkan perjuangan ulama kepada masyarakat.

"Rombongan seniman dijadwalkan berangkat ke Tambakberas pada 18 Agustus 2026. Setelah seluruh karya dan perlengkapan tiba, pameran akan mulai dibuka pada 20 Agustus 2026," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.