TRIBUNNEWS.COM - Pengalaman syuting film Seni Merayu Tuhan menjadi cerita tak terlupakan bagi para pemain.
Salah satu pemain, Lutesha Sadhewa mengungkap adanya peran pendakwah Habib Jafar.
Film Seni Merayu Tuhan mengisahkan perjalanan Hikmah mencari makna hidup setelah kehilangan ibunya.
Diadaptasi dari buku Habib Jafar, film ini diperankan oleh sederet aktor dan aktris Tanah Air.
Seperti Lutesha yang memerankan Sophia, Ari Irham sebagai Hikmah hingga Teuku Ryzki sebagai Hotib.
Lutesha pun mengungkap pengalaman tak terlupakan saat proses syuting film Seni Merayu Tuhan.
Selain ada peran Habib Jafar, perempuan 32 tahun ini mengatakan bahwa scene dalam naskah film sangat panjang.
"Ada habibnya sih. Tapi yang gua ingat scene-nya panjang-panjang banget," kata Lutesha dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews di Podcast Si Paling Seleb dalam rangka promo film Seni Merayu Tuhan yang rilis 13 Agustus 2026.
"Satu scene tuh bisa empat halaman atau enam halaman sendiri," sambungnya.
Menurut Lutesha, sebagai aktor, ia menghadapi tugas berat untuk menghafal dialog dan scene dengan tepat.
"Kita sebagai aktor yang mesti ngafalin semuanya, tektoknya, blokingan itu kayak 'Wah'," ungkapnya.
Baca juga: Bintangi Film Seni Merayu Tuhan, Lutesha Ungkap Tantangan Perankan Karakter Sophia
Berbeda dari Lutesha, Teuku Ryzki justru bersyukur tak ada adegan menangis dalam karakternya.
Aktor keturunan Aceh ini juga tak sungkan memuji kemampuan akting Lutesha dan Ari Irham.
"Untung gue enggak ada kayak dia nangis-nangisan gitu," kata Teuku Ryzki.
"Mereka gila sih dia sama Ari Irham bagus banget sumpah, gua kayak ngelihat itu tuh kok bisa ya keren banget nih orang-orang gitu," tambahnya.
Bekerja sama dengan Ari Irham memberikan kesan mendalam bagi bintang film 'My Generation' tersebut.
Lutesha lantas mengungkap cara membangun chemistry terhadap Ari Irham dengan intens melakukan proses reading.
Bahkan proses reading tersebut dilakukan selama sebulan sebelum syuting.
"Pertama kali main bareng. Seingat aku reading aja sih," ucap Lutesha.
"Kita reading cukup intensif sih benar-benar kayak sebulan," sambungnya.
Selain itu, artis keturunan Aceh ini mengaku dirinya dan para pemain dibantu langsung oleh acting coach Ikhsan Samiaji dalam berakting.
"Dan aku inget banget kita dipandu sama acting coach Mas Aji (Ikhsan Samiaji) itu benar-benar semua dialog titik koma action itu ditanyain," ujar Lutesha.
"Terus kayak ini kenapa berdiri di sini? Kenapa nengoknya di sini? Kenapa pindahnya ke sini? Ngekosnya di mana? Makanannya di mana? Semuanya," paparnya.
Dikutip dari laman resmi XXI, film ini mengisahkan perjalanan Hikmah mencari makna hidup setelah kehilangan ibunya.
Hikmah selalu dimimpikan oleh sang ibu yang baru meninggal.
Karena itulah, Hikmah menyadari bahwa ia perlu merayu Tuhan agar ibunya bisa tenang di alam sana.
Bersama Hotib, sahabat masa kecilnya dan Sophia, pacarnya yang berbeda agama, Hikmah mulai mendekatkan diri kepada Tuhan.
Hikmah berusaha mencari tahu makna dari rasa ikhlas dan keimanan yang selama ini tak pernah ia temukan dalam hidupnya.
Baca juga: Lutesha Ungkap Cara Bangun Chemistry dengan Ari Irham di Film Seni Merayu Tuhan
(Tribunnews.com/Indah Aprilin)