Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Penambahan hari penerbangan di Bandara Frans Sales Lega Ruteng mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Manggarai.
Kebijakan tersebut dinilai dapat memperluas akses transportasi udara sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Manggarai.
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Frederikus Andi Ongkor, menyampaikan apresiasi tersebut kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, bertambahnya jadwal penerbangan Wings Air merupakan kabar baik bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses transportasi udara yang lebih mudah.
"Sebagai anggota DPRD mewakili rakyat Manggarai, kami tentu beri apresiasi dan sampaikan terima kasih kepada Pemda Manggarai, Bandara Frans Sales Lega dan juga perusahaan Lion Air Group yang menambah jadwal hari penerbangan di Bandara Frans Sales Lega. Karena aspirasi rakyat yang kami sampaikan akhirnya terjawab," ujar Dedy Ongkor, sapaan Frederikus Andi Ongkor, yang juga anggota Komisi C DPRD Manggarai.
Baca juga: Bakar Burung Hantu Hidup-hidup dan Unggah Video ke Medsos, 3 Pria di Manggarai Barat Ditahan Polisi
Menurut Dedy, penambahan jadwal penerbangan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kemudahan akses transportasi udara juga diyakini mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata, mengingat Manggarai memiliki beragam destinasi unggulan.
Sejumlah destinasi tersebut antara lain rumah adat Wae Rebo, Pulau Mules atau Nuca Molas, rumah adat Niang Todo, Gua Liang Bua, wisata rohani Golo Curu, serta sejumlah air terjun seperti Tengku Siwa dan Tiwu Pai.
Selain mengapresiasi penambahan jadwal penerbangan, Dedy berharap ke depan maskapai penerbangan dapat membuka rute baru dari Ruteng menuju Denpasar, Bali, dan sebaliknya.
Ia menilai rute langsung Ruteng-Denpasar akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Manggarai yang hendak bepergian ke Bali maupun sebaliknya.
"Selama ini banyak masyarakat ingin ke Bali ataupun sebaliknya harus ke Labuan Bajo. Tentu sudah memakan waktu, tenaga dan biaya yang besar, apalagi tiketnya juga mahal. Kalau ada penerbangan langsung Ruteng-Denpasar tentu dapat mengurangi biaya dan lebih cepat," katanya.
Dedy mengatakan, usulan tersebut perlu dikaji oleh pihak maskapai berdasarkan tingkat kebutuhan dan permintaan masyarakat.
"Ini juga perlu perusahaan penerbangan mengkaji. Kalau permintaan memenuhi, saya pikir bisa dibuka," sambungnya.
Ia menambahkan, Fraksi Partai Demokrat DPRD Manggarai akan mendorong Pemkab Manggarai untuk menyampaikan usulan pembukaan rute tersebut kepada pihak Bandara Frans Sales Lega maupun perusahaan penerbangan, termasuk Lion Air Group.
Sementara itu, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Bandara Frans Sales Lega Ruteng secara resmi menambah hari penerbangan Wings Air.
Kepala UPBU Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Punto Widaksono, menjelaskan penambahan tersebut berlaku sejak 3 Agustus 2026 dengan rute Kupang-Ruteng-Kupang.
Dengan adanya penambahan tersebut, penerbangan Wings Air dengan pesawat ATR 72-600 untuk rute Kupang-Ruteng-Kupang kini melayani penerbangan setiap Minggu, Senin, Rabu dan Jumat.
Selain itu, rute Waingapu-Ruteng-Waingapu yang dilayani Susi Air tetap beroperasi setiap Selasa dan Kamis.
Punto berharap penambahan jadwal penerbangan tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara sekaligus memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. (Rob)