TRIBUN-MEDAN.COM - Seekor kuskus Papua, satwa endemik yang kerap dijuluki “marsupilami Indonesia”, menjadi simbol kepedihan ketika habitatnya digusur alat berat. Peristiwa memilukan ini terjadi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dan viral di media sosial pada Rabu (12/8/2026) setelah diunggah akun TikTok @wahyu.putra376.
Dalam video yang beredar, kuskus Papua tampak termenung di atas batang pohon yang sudah tumbang.
Pohon-pohon yang selama ini menjadi rumah dan sumber makanan satwa langka itu habis dibabat ekskavator.
Tatapan kosongnya seolah menyuarakan kepedihan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Ia hanya bisa diam, menyaksikan hutan yang menjadi tempat hidupnya lenyap dalam sekejap.
Satwa Langka yang Dilindungi
Kuskus Papua merupakan satwa endemik yang masuk kategori langka dan dilindungi.
Kehadirannya penting bagi keseimbangan ekosistem hutan tropis Papua.
Namun, pembabatan hutan yang masif membuat keberlangsungan hidupnya semakin terancam.
Hilangnya habitat berarti hilangnya ruang untuk berkembang biak, mencari makan, dan berlindung dari predator.
Pertanyaan Menggema di Media Sosial
Momen viral ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: untuk apa pembabatan hutan ini?
Apakah demi kepentingan ekonomi semata, atau ada kebijakan yang mengabaikan keberlanjutan lingkungan?
Tatapan kuskus Papua menjadi pengingat bahwa pembangunan tanpa memperhatikan ekologi bisa menimbulkan luka mendalam, bukan hanya bagi satwa, tetapi juga bagi manusia yang bergantung pada hutan.
Video tersebut kini ramai diperbincangkan, menjadi simbol pilu atas hilangnya hutan Papua.
Banyak warganet menilai bahwa tatapan kuskus Papua adalah cerminan penderitaan satwa liar yang kehilangan rumah.
Ia bukan sekadar hewan, melainkan representasi dari suara alam yang perlahan dibungkam oleh deru mesin.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Program Bedah Rumah Tahun 2026 Sebanyak 400 Ribu Unit, Mendagri Tito: Khusus Wilayah Papua 23 Ribu