TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman mendapat kesempatan istimewa pada awal kiprahnya di Super League 2026/2027.
Tim berjuluk Super Elang Jawa itu akan menjadi salah satu aktor dalam laga pembuka kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan menghadapi Bali United.
Pertandingan Bali United kontra PSS Sleman dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026). Laga tersebut menjadi pembuka gelaran Super League musim 2026/2027.
Status PSS sebagai tim promosi membuat pertandingan ini terasa semakin spesial. Baru kembali ke kasta tertinggi, Super Elja langsung dipercaya tampil dalam laga pembuka kompetisi.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyadari pentingnya persiapan sebelum menghadapi Bali United.
Menurutnya, kondisi fisik pemain menjadi salah satu perhatian utama, terutama karena skuad PSS dihuni sejumlah pemain baru.
“Tentu saja kami mempersiapkan pemain kami. Pemain harus fit untuk itu. Pemain baru harus tahu apa yang harus mereka lakukan,” ujar Pieter, Rabu (12/8/2026).
Selain mematangkan internal tim, Huistra juga mulai mempelajari kekuatan calon lawannya. Ia mengaku akan melihat perkembangan Bali United, termasuk perubahan yang dilakukan tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.
“Dan tentu saja kami juga melihat tim lawan, melihat di mana kekuatan mereka, apa yang mereka tingkatkan, apa yang mereka perbarui,” katanya.
Meski demikian, Huistra menegaskan fokus utama PSS tetap berada pada kemampuan tim sendiri.
Ia ingin para pemain memahami karakter permainan yang akan diterapkan sebelum menghadapi siapa pun lawannya.
“Tapi utamanya, kami selalu ingin fokus pada diri kami sendiri, pada kekuatan kami sendiri. Jadi itulah yang akan kami lakukan melawan siapa pun,” tegasnya.
Laga melawan Bali United pun bakal menjadi ujian pertama bagi PSS setelah memastikan promosi ke Super League.
Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung awal bagi skuad baru PSS untuk menunjukkan kesiapan mereka bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.