TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Saireri (KKBS) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, menggelar Rapat Kerja (Raker) I di Gedung Pertemuan Krooy, Rabu (12/8/2026).
Raker yang dibuka resmi oleh Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sejak terbentuk melalui Musyawarah Besar pada 13–14 Oktober 2023.
Selain evaluasi, agenda Raker juga mencakup penyusunan program kerja, penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi, serta perumusan langkah strategis penguatan organisasi.
Dalam sambutannya, Wabup Isak menegaskan pentingnya kebersamaan keluarga besar Saireri.
“KKBS harus menjadi rumah bersama yang menjaga identitas persaudaraan serta nilai-nilai budaya Saireri,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar KKBS tidak hanya menjadi wadah berkumpul saat ada kegiatan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar Saireri.
Baca juga: Wabup Isak Buka Raker IV Klasis GKI Kaimana: Evaluasi Pelayanan Gereja
Isak juga mengajak membangun budaya organisasi yang terbuka, saling menghargai, dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurutnya, KKBS memiliki peran strategis bukan hanya memperkuat hubungan internal keluarga besar Saireri, tetapi juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen di Kabupaten Kaimana.
Ia berharap Raker I menghasilkan program kerja yang realistis dan menyentuh kebutuhan keluarga besar Saireri.
Sementara itu, Ketua KKBS Kabupaten Kaimana, Eko Aninam, menegaskan ada tiga fokus utama dalam Raker I, yakni konsolidasi internal keluarga besar Saireri, konsolidasi antar masyarakat, serta penguatan hubungan dengan suku-suku di Kaimana.
“Sebagai keluarga besar Saireri yang tinggal di Kabupaten Kaimana, kami mendukung sepenuhnya kebijakan dan arah pembangunan pemerintah daerah,” kata Eko.
Ia berharap seluruh hasil pembahasan Raker dapat mengakomodasi tiga poin tersebut dan dilaksanakan bersama oleh pengurus maupun anggota KKBS.
“Konsolidasi organisasi, penguatan hubungan sosial, dan dukungan terhadap pembangunan daerah menjadi bagian penting yang perlu diwujudkan melalui program kerja KKBS ke depan,” tegasnya.