BANGKAPOS.COM--Sebanyak 46.160 peserta resmi mengikuti Program Magang Nasional Angkatan Kedua tahap pertama tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu stimulus pemerintah untuk memperluas kesempatan lulusan muda mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program magang nasional angkatan kedua dilaksanakan dalam tiga tahapan.
Pada tahap pertama, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 50.000 peserta yang ditujukan bagi lulusan sarjana maupun diploma di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah batch pertama sudah kita buka hari ini. Ada 50 ribu orang dan tadi sudah ada kegiatan bersama interaksi dengan mereka hadir online dari semua ya kita undang semua peserta magang dan 500 orang tadi hadir offline," kata Yassierli di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Selasa (11/8/2026).
Tingginya minat lulusan muda terlihat dari jumlah pendaftar program tersebut.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Darmawansyah mengatakan, sebanyak 732.482 calon peserta mendaftar sejak program magang nasional angkatan kedua dibuka.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap persyaratan, sebanyak 244.982 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti proses berikutnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 226.719 calon peserta kemudian mengajukan lamaran ke berbagai lowongan magang yang tersedia.
"Besarnya jumlah peserta menunjukan tingginya kebutuhan lulusan muda untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi dan mendapatkan kesempatan kerja," kata Darmawansyah.
Proses seleksi kemudian berlanjut hingga tahap akhir. Kemnaker mencatat sebanyak 48.088 orang diterima oleh penyelenggara untuk diproses lebih lanjut.
Setelah melalui tahapan tersebut, sebanyak 46.160 orang akhirnya dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Magang Nasional Angkatan Kedua tahap pertama tahun 2026.
"Dengan demikian pada hari ini kita secara resmi memulai program pemagangan bagi seluruh peserta yang lolos," tegas Darmawansyah.
Program Magang Nasional Angkatan Kedua merupakan bagian dari stimulus pemerintah yang disiapkan untuk semester II-2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan pemerintah menargetkan program magang nasional dapat menjangkau 150.000 peserta.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,14 triliun.
"Program magang nasional dan batch 4 ini akan dilakukan di bulan Juli untuk 150.000 peserta dengan anggaran sebesar Rp 4,14 triliun," ujar Airlangga kepada awak media di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (26/5/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memastikan anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan program magang nasional.
"Program magang nasional Rp 4,14 triliun untuk 150.000 pemagang, diberikan mulai bulan Juli," ujar Purbaya.
Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman profesional sekaligus meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan industri.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan adanya kebutuhan besar dari lulusan muda untuk mendapatkan pengalaman kerja.
Dari ratusan ribu calon peserta yang mendaftar, hanya sebagian yang akhirnya dapat mengikuti program pada tahap pertama.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus ketenagakerjaan lainnya pada semester II-2026. Program tersebut mencakup diskon transportasi serta program vokasi nasional yang menyasar lulusan SMK dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dengan dimulainya tahap pertama Magang Nasional Angkatan Kedua, pemerintah berharap semakin banyak lulusan muda memperoleh pengalaman kerja yang relevan dan memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat untuk memasuki pasar kerja.(*)
Sumber : Kontan.co.id