TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kantor pemerintahan daerah Kabupaten Puncak Jaya di Provinsi Papua Tengah ludes dibakar massa pada Selasa (11/8/2026) malam.
Pemotongan Dana Desa tahap I disinyalir sebagai penyebabnya, hingga masyarakat tak terima dan meluapkan amarahnya.
Informasi dihimpun Tribun-Papua.com, praktik yang sama juga terjadi sebelumnya. Hanya, pemotongan kali ini dianggap cukup drastis.
Situasi mulai memanas sejak Selasa sore ketika sekelompok warga mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).
Bupati Puncak, Elvis Tabuni, sebenarnya sempat hadir secara langsung untuk berdialog dan menenangkan massa. Namun, jalan damai tak tercapai.
Rasa tidak puas memicu kekecewaan hebat hingga massa mulai menyulut api ke Kantor PMK. Dalam sekejap, aksi tersebut meluas tak terkendali ke gedung-gedung pemerintahan lainnya.
Baca juga: PAPUA TERKINI: Kantor Bupati Puncak dan 6 Gedung Pemkab Dibakar, Warga Kecewa Dana Desa Dipotong
Akibatnya, amarah warga memuncak hingga melakukan pembakaran kantor pemerintahan.
Hampir seluruh fasilitas vital daerah hangus dilalap si jago merah, meliputi:
Selain gedung, beberapa kantor seperti Kantor Ketahanan Pangan mengalami kerusakan parah akibat dirusak, Kantor Inspektorat dijarah, serta satu unit mobil dinas (Hilux Putih) milik Kabag Umum Setda Puncak ikut hangus terbakar.
Untuk mengendalikan situasi yang kian memanas, aparat kepolisian gabungan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Personel Polres Puncak mendapat dukungan penuh dari personil Satgas Operasi Damai Cartenz.
Aktivitas perkantoran Pemkab Puncak dilaporkan lumpuh total.
Beberapa pegawai ASN tampak mendatangi lokasi dengan raut wajah lesu.
Di antara puing bangunan, mereka mencoba memilah sisa-sisa berkas dan barang inventaris kantor yang mungkin masih selamat dari kobaran api maupun penjarahan.
Terkini, Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Polsek setempat, hingga personel Satgas Gakkum Tindak ODC disiagakan penuh dalam status Siaga Satu.
Aparat keamanan bersama para tokoh masyarakat terus menggiatkan patroli jalan raya serta mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Kepolisian setempat, Rabu (12/8/2026) pagi membentangkan police line melingkari area gedung-gedung yang hangus terbakar guna kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam.
Baca juga: Aktivitas Kantor Lumpuh Pascapembakaran di Puncak Papua Tengah, Warga Diimbau Jauhi Lokasi Olah TKP
"Penyebab pasti aksi ini masih terus kami dalami. Memang sebelum kejadian ada agenda penyaluran Dana Desa untuk 206 kampung dari 25 distrik," ungkap Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F Ximenes.
Aparat mengimbau warga masyarakat agar tidak mendekati lokasi reruntuhan untuk menjaga keutuhan barang bukti.
Kabupaten Puncak merupakan satu di antara delapan kabupaten yang berdasarkan pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB) masuk wilayah Provinsi Papua Tengah.
Kabupaten Puncak berada di ketinggian sekitar 1.500 Meter di Atas Permukaan Air Laut (MDPL) hingga 4.000 MDPL yang berbatasan dengan Kabupaten Mamberamo Raya di utara, Kabupaten Mimika di selatan, Kabupaten Intan Jaya di barat, dan Puncak Jaya di timur.
Daerah ini juga merupakan salah satu jalur atau pintu gerbang pendakian ke Puncak Cartenz yang menjadi dambaan dan impian para pencinta alam bebas.