BINDA Aceh dan Forkom KDMPS Perkuat Sinergi Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Ketahanan Wilayah
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Aceh menerima audiensi Forum Komunikasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah (Forkom KDMPS) Aceh di Kantor BINDA Aceh, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan wilayah di Aceh.
Audiensi dipimpin Kepala BINDA Aceh Brigjen TNI Andrie Pitriko Mulia, S.Kom., M.Kom., M.Han. dan dihadiri Ketua Forkom KDMPS Aceh Zulkarnain M Isa bersama para ketua KDMPS kabupaten/kota se-Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai perkembangan pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah di Aceh, termasuk peluang, tantangan, serta langkah strategis untuk memperkuat peran koperasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat gampong dan kelurahan.
Kabinda Aceh Brigjen TNI Andrie Pitriko Mulia mengatakan BINDA Aceh senantiasa mencermati berbagai dinamika dan perkembangan strategis di daerah, termasuk program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, penguatan kapasitas ekonomi masyarakat memiliki keterkaitan dengan stabilitas sosial, ketahanan wilayah, dan keberlangsungan pembangunan daerah.
“Penguatan ekonomi masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan wilayah,”
“Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi yang baik antar seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Brigjen TNI Andrie Pitriko Mulia.
Dalam pertemuan tersebut, Forkom KDMPS Aceh menyampaikan perkembangan pembentukan dan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah di berbagai wilayah Aceh.
Selain itu, disampaikan pula berbagai informasi terkait kebutuhan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses kemitraan, serta pengembangan jaringan usaha guna mendukung keberlangsungan koperasi di tingkat gampong dan kelurahan.
BINDA Aceh memandang bahwa keberadaan koperasi yang dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Dalam perspektif ketahanan nasional, peningkatan kesejahteraan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan terjaganya stabilitas sosial, keamanan, dan kondusivitas wilayah.
Selain itu, BINDA Aceh menekankan pentingnya membangun tata kelola organisasi yang baik, mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan bahwa berbagai program pemberdayaan ekonomi dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Forkom KDMPS Aceh, Zulkarnain M Isa, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan BINDA Aceh untuk berdialog dan bertukar informasi terkait perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah di Aceh.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan berbagai lembaga strategis merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem pengembangan koperasi desa dan kelurahan, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh BINDA Aceh. Forkom KDMPS Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mendukung pengembangan koperasi desa dan kelurahan berbasis syariah di Aceh,” kata Zulkarnain M Isa.
Audiensi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, menjaga stabilitas daerah, serta mendorong terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Aceh.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)