Megawati Tolak Tawaran Prabowo untuk Masuk Kabinet: PDIP di Luar sebagai Penyeimbang, Bukan Oposisi
valencia frida varendy August 12, 2026 06:57 PM

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa PDIP tidak akan masuk kabinet.

Ia menegaskan, partainya telah memutuskan untuk berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang, meski bukan berarti PDIP menjadi oposisi.

Hal tersebut disampaikan Megawati dalam acara Ekspose Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang digelar BPIP, Senin (10/8/2026).

"Makanya saya katakan, 'Pak Prabowo, Mas Presiden, saya minta untuk', saya datang benar, ngomong baik-baik, 'saya tidak akan', ditawari untuk masuk, 'saya tidak masuk ke kabinet Pak, terima kasih banget'," kata Megawati.

Megawati kemudian menjelaskan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial sehingga tidak mengenal adanya oposisi.

"Yang namanya negara kita ini kan namanya adalah dengan sistem presidensial, betul atau tidak? Betul toh, kok saya selalu diomongin oposisi. Memangnya ada di dalam sistem presidensial? No oposisi, tidak ada koalisi," sambungnya.

Ia lantas menyinggung pihak-pihak yang masih mempertanyakan istilah "penyeimbang", yakni sikap politik yang diambil PDIP.

Megawati bahkan menyebut pihak-pihak tersebut sebagai buzzer.

"Saya bilang penyeimbang, terus ada yang bilang buzzer 'penyeimbang apa?', gobl*k ini si buzzer, enggak pernah baca dia," tegas Megawati.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.