Jelang HUT ke-81 RI, Ini Harapan Petani di Tomohon: Tetap Berjuang di Tengah Teriknya Kemarau
Gryfid Talumedun August 12, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Tak lama lagi masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di tengah momentum tersebut, berbagai harapan disampaikan warga Sulawesi Utara.

Termasuk para petani sayuran di wilayah Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon.

Bagi para petani di kawasan ini, perayaan kemerdekaan tak lantas membuat aktivitas mereka berhenti.

Baca juga: Bantu UMKM Lokal, Pemkot Tomohon Dukung Event TOMFEST 2026

HARAPAN - Potret Petani di Rurukan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (12/8/2026) sore. (Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw)

Di tengah kondisi cuaca yang panas terik dan musim kemarau, mereka tetap turun ke kebun demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Salah satunya Relpy, petani yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari lahan pertanian.

Saat ditemui pada Rabu (12/8/2026) siang, Relpy tengah memegang cangkul dan membersihkan tanaman di kebunnya.

Keringat terlihat membasahi tubuhnya.

Ia sesekali mengusap wajah sebelum kembali melanjutkan pekerjaannya.

Puluhan tahun menjadi petani membuat Relpy sudah melewati banyak momentum HUT RI.

Namun, menurutnya, kondisi kehidupan petani dari tahun ke tahun masih terasa sama.

"Situasi kami tetap seperti ini, sama saja," kata Relpy sembari tertawa kecil.

Ia mengatakan, petani sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Saat musim kemarau seperti sekarang, pekerjaan menjadi lebih berat. 

Teriknya matahari membuat mereka harus bekerja ekstra, terutama untuk memastikan tanaman tetap mendapatkan pasokan air.

"Menyiram tanaman sudah jadi makanan sehari-hari," ujarnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Relpy tetap bersyukur. 

Ia mengatakan hasil panen yang diperoleh selama ini selalu menjadi berkat untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Ketika ditanya mengenai harapannya menjelang HUT ke-81 RI, Relpy tak banyak berbicara.

Sambil mengelap keringat yang bercucuran di dahinya, ia hanya menyampaikan satu harapan.

"Semoga ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Setelah menyampaikan harapannya, Relpy kembali melanjutkan pekerjaannya di kebun. (Pet)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.