Panitia Drag Race Kotamobagu Beri Santunan kepada Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Maut di Upai
Frandi Piring August 12, 2026 09:22 PM

 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Duka tragedi drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, masih dirasakan keluarga para korban.

Di tengah suasana tersebut, upaya pendampingan terhadap keluarga korban maupun korban yang masih menjalani perawatan terus dilakukan panitia pelaksana.

Ketua Panitia Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu 2026, Lucky Sugeha, mengatakan pihaknya sejak awal kejadian berupaya hadir untuk keluarga delapan korban yang meninggal dunia.

Panitia bahkan telah mendatangi kediaman masing-masing korban untuk menyampaikan santunan.

“Kami dari panitia, saya sebagai Ketua Panitia pelaksana sudah beberapa hal kami lakukan. Yang pertama, kami sudah berkunjung ke rumah korban yang delapan orang itu dan memberikan santunan,” kata Lucky dalam konferensi pers, Selasa (11/8/2026).

Selain keluarga korban meninggal dunia, perhatian juga diberikan kepada empat korban yang harus menjalani perawatan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.

Menurut Lucky, panitia memastikan para korban mendapatkan tempat perawatan sekaligus mendampingi keluarga yang berada di rumah sakit.

“Empat orang yang dirujuk di Rumah Sakit Kandou sudah kami adakan pendampingan dan sudah mendapatkan tempat,” ujarnya.

Panitia juga membantu kebutuhan selama proses perawatan, termasuk biaya yang diperlukan keluarga korban selama mendampingi pasien.

“Kami juga membantu biaya selama mereka dan keluarga mereka mendampingi pasien yang ada di Kandou,” katanya.

Lucky menegaskan, panitia tidak meninggalkan para korban maupun keluarga setelah tragedi tersebut terjadi.

“Pasien kami dampingi, tidak ada yang ditinggalkan oleh panitia. Dan semua kebutuhan mereka panitia penuhi,” tegasnya.

TIDAR Berikan Dukungan

Dalam proses pendampingan tersebut, Lucky turut menyebut dukungan dari TIDAR.

Ia menjelaskan, TIDAR hadir sebagai bagian dari sponsorship dalam kegiatan Drag Race dan Drag Bike yang dilaksanakan oleh Dewan Penasihat Muda Charaka.

“Jadi untuk TIDAR itu adalah bagian dari sponsorship. TIDAR ini mensponsori kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Penasihat Muda Charaka,” jelas Lucky.

Menurutnya, dukungan TIDAR juga dirasakan dalam proses penanganan pascatragedi, terutama dalam komunikasi dan pendampingan terhadap korban serta keluarga.

“Alhamdulillah, support dari TIDAR itu sangat luar biasa,” ungkapnya.

Lucky mengatakan komunikasi dengan keluarga korban, baik yang berada di Manado maupun yang masih menjalani perawatan di Kotamobagu, terus dilakukan dengan dukungan berbagai pihak.

“Sebagai panitia sudah berhubungan dengan pihak korban, baik yang di Manado, kemudian yang dirawat di sini (Kotamobagu), tidak lepas dari support dari TIDAR,” ujarnya.

Tak hanya pendampingan korban, panitia juga memberikan perhatian terhadap kegiatan keluarga dan masyarakat pascakejadian.

Pada malam ketiga setelah tragedi, panitia turut memberikan bantuan untuk pelaksanaan acara tausyiah.

Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Sekretaris Kota juga disebut memberikan bantuan santunan kepada keluarga korban.

Sementara itu, panitia juga terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk memberikan informasi dan penjelasan yang dibutuhkan terkait tragedi tersebut.

Lucky memastikan proses pendampingan dan koordinasi hingga kini terus berjalan.

Ia menegaskan, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat memberikan perhatian kepada korban dan keluarga, terutama dalam menghadapi masa sulit setelah tragedi yang merenggut delapan nyawa tersebut. (Ren)

Baca juga: 15 Saksi Diperiksa Kasus Drag Race Kotamobagu, Polda Sulut Segera Gelar Perkara Penetapan Tersangka

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.