Resqi Tak Pernah Menyangka Bisa Sampai Istana Negara, Siswa MAN IC Siak Jadi Paskibraka Nasional
Muhammad Ridho August 12, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Tak pernah terlintas di benak Resqi Aditya Siregar bahwa kebiasaan disiplin yang ia jalani setiap hari di MAN Insan Cendekia (IC) Siak akhirnya membawanya sampai ke Istana Negara. Pelajar asal Perawang, Kabupaten Siak, itu kini bersiap menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

Resqi menjadi satu dari 76 pelajar dari 38 provinsi yang terpilih sebagai calon Paskibraka Nasional tahun ini. Ia juga mencatatkan sejarah baru bagi Kabupaten Siak. Untuk pertama kalinya, putra daerah Negeri Istana berhasil menembus seleksi Paskibraka hingga tingkat nasional.

Resqi akan menjadi salah satu dari dua wakil Provinsi Riau. Satu wakil lainnya yakni Arifa Rahma Maulydha dari Kabupaten Indragiri Hilir.

Putra pasangan Muhammad Isnaini Siregar dan Dina Afnita itu dikenal sebagai pelajar yang disiplin dan aktif mengikuti berbagai kegiatan di sekolah. Bagi Resqi, disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu atau mengikuti aturan. Kebiasaan itu ia jalani dalam latihan, menjaga kesehatan, membagi waktu hingga mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan seleksi.

Perjalanan menuju Paskibraka Nasional juga tidak mudah. Resqi harus melewati seleksi berjenjang hingga mengikuti verifikasi calon Paskibraka tingkat pusat di Jakarta pada 15-19 Juni 2026.

Ia bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah. Secara nasional, proses seleksi tersebut diikuti 119.441 peserta. Hanya 76 pelajar yang akhirnya terpilih.

Ketika mengetahui namanya masuk dalam daftar calon Paskibraka Nasional, Resqi mengaku sempat tidak percaya.

“Dari awal saya memang ingin memberikan yang terbaik. Saya berusaha disiplin, mengikuti latihan, menjaga kesehatan dan terus berdoa. Tidak menyangka akhirnya bisa sampai di tahap ini,” kata Resqi, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: Kisah Arifa, Anak Petani Kelapa dari Inhil yang Tembus Paskibraka Nasional

Di balik rasa bangga itu, ada haru yang dirasakan Resqi. Ia langsung teringat kepada orang tua, guru dan para pelatih yang selama ini mendampinginya.

“Yang paling membuat saya terharu itu ketika tahu saya lolos. Saya langsung teringat orang tua, guru-guru dan pelatih yang selama ini mendukung. Mereka yang selalu mengingatkan saya supaya jangan mudah menyerah,” ujarnya.

Resqi memang memiliki alasan kuat untuk menjaga kedisiplinannya. Ia bercita-cita menjadi anggota TNI Angkatan Darat. Kesempatan menjadi Paskibraka Nasional menjadi pengalaman penting baginya untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan mental.

Kini, ia harus bersiap menjalani pendidikan dan pelatihan di Jakarta selama kurang lebih satu bulan sebelum bertugas pada upacara 17 Agustus di Istana Negara.

Resqi berangkat ke Jakarta pada Selasa (14/7/2026). Bagi MAN IC Siak, keberhasilan Resqi menjadi kebanggaan tersendiri. Madrasah tersebut untuk pertama kalinya berhasil mengantarkan peserta didiknya menembus seleksi Paskibraka tingkat pusat dan menjadi wakil Riau di tingkat nasional.

Kepala MAN IC Siak, Cholid, mengatakan keberhasilan Resqi merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan kerja keras.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan anugerah sekaligus kebanggaan besar bagi keluarga besar MAN Insan Cendekia Siak. Keberhasilan Rizqi Aditya Siregar menembus seleksi Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” ujar Cholid.

Selama persiapan, Resqi mendapat pembinaan dari Fitria Handani, mantan anggota Paskibraka, bersama Koso Subandrio, pelatih Paskibraka Kecamatan Tualang.

Dukungan juga diberikan Kepala MAN IC Siak bersama seluruh civitas akademika. Cholid berharap keberhasilan Resqi tidak berhenti sebagai prestasi pribadi.

Ia ingin pencapaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi siswa lain di MAN IC Siak untuk berani bermimpi dan bekerja keras mengejar prestasi.

“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berjuang, berdisiplin, dan mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Dukungan untuk Resqi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Siak. Sehari sebelum keberangkatannya ke Jakarta, Bupati Siak Afni Zulkifli menyerahkan sponsorship dari Bank Riau Kepri Syariah kepada Resqi di aula MAN IC Siak, Senin (13/7/2026).

Afni berpesan agar Resqi menjaga disiplin dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diraihnya.

“Tolong juga dibekali anak kita ini sampai ke Istana Negara. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Apalagi ananda memiliki cita-cita menjadi Angkatan Darat. Terus disiplin, yang paling penting terus berdoa,” kata Afni.

Menurut Afni, keberangkatan Resqi ke Istana Negara bukan hanya membawa nama pribadi. Ada nama Kabupaten Siak dan Provinsi Riau yang ikut dibawa. Karena itu, Afni meminta Resqi menjadi duta kecil Siak selama berada di Jakarta.

“Nanti bergaul dan bertemu dengan kawan-kawan dari provinsi lain, jangan lupa ceritakan sejarah Kerajaan Siak. Karena Istana Siak merupakan marwah kebanggaan kita. Ananda membawa wajah Kabupaten Siak di tingkat pusat,” ujarnya.

Afni bahkan menitipkan pesan khusus kepada Resqi agar memperkenalkan Siak sebagai Negeri Kesultanan.

“Titip salam dari ibu untuk semua kawan-kawan, kasih tahu Siak itu Negeri Kesultanan,” kata Afni.

Dari Perawang, Resqi kini melangkah menuju panggung kenegaraan. Ia akan berdiri bersama putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia, membawa Sang Saka Merah Putih di hadapan Presiden pada momentum 81 tahun Indonesia merdeka.

(Tribunpekanbaru.com /mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.