TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua RW 002 Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Anwar Zainuddin, turut membantu warga kurang mampu melalui berbagai kegiatan yang dijalankan Yayasan Masjid Baiturrahman.
Mesjid Baiturrahman terletak di Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar.
Sebuah jalan melintang di sampingnya, tembus Jalan Abdullah Daeng Sirua, dinamakan sesuai namanya.
Yayasan Masjid Baiturrahman bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Anwar saat ini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Baiturrahman.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Masjid Baiturrahman.
Salah satu kegiatan yang dijalankan yayasan adalah pembinaan terhadap warga yang masuk kategori kurang mampu atau mustahik.
Di RW 002, terdapat sekitar 30 warga yang saat ini mendapat pembinaan.
"Kita membina mustahik, selain dalam keagamaan, juga pemberdayaan ekonomi," kata Anwar kepada Tribun Timur, Rabu (12/8/2026).
Untuk membantu warga mendapatkan penghasilan, area di sekitar Masjid Baiturrahman juga dimanfaatkan sebagai tempat usaha.
Sejumlah warga berjualan makanan dan minuman di kawasan tersebut. Salah satunya pedagang coto.
Warga yang berjualan di area masjid tidak dikenakan nominal biaya sewa seperti tempat usaha pada umumnya. Mereka hanya memberikan sekitar Rp20 ribu per hari untuk masjid.
Menurut Anwar, fasilitas tersebut menjadi salah satu cara untuk memudahkan warga membuka dan mengembangkan usaha.
"Bagaimana membantu menyediakan tempat agar perekonomian masyarakat berkembang," ujarnya.
Selain usaha kuliner, terdapat pula fasilitas tempat cuci motor di sekitar Masjid Baiturrahman.
Tempat tersebut dimanfaatkan sebagai kegiatan produktif bagi anak-anak muda yang belum memiliki pekerjaan.
"Tempat cuci motor bagi anak muda, kalau tidak ada kerja kita arahkan ke situ. Supaya ada penghasilan dulu sambil mencari pekerjaan lain," ucapnya.
Yayasan juga memberikan perhatian pada bidang pendidikan.
Anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh pendidikan secara gratis atau mendapat bantuan biaya pendidikan.
Dalam program ini, yayasan banyak bekerja sama dengan lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah Kota Makassar.
"Jangan ada yang tidak sekolah. Sekolah itu bisa mengubah kehidupan seseorang," katanya.
Di bidang sosial, yayasan juga memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan.
Bantuan diberikan antara lain kepada warga kurang mampu yang sakit maupun keluarga yang mengalami kedukaan.
Sementara di bidang keagamaan, pembinaan dilakukan melalui berbagai kegiatan rutin.
Pengajian bagi mustahik digelar satu kali dalam sebulan. Selain itu, terdapat pengajian umum yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan.
Anwar mengatakan berbagai kegiatan tersebut dijalankan untuk menggabungkan pembinaan sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan bagi masyarakat.
"Jadi di samping bidang ibadah dan dakwah, kita membantu ekonomi dan pendidikan warga," jelasnya.
Selain melalui yayasan, Anwar juga mendorong sejumlah program di wilayah RW 002.
Di antaranya pengelolaan sampah, urban farming, serta koordinasi rutin bersama sembilan RT yang berada di wilayahnya.
RW 002 Kelurahan Karampuang saat ini dihuni sekitar 240 kepala keluarga.
Anwar sendiri bukan orang baru di lingkungan tersebut. Ia lahir di lingkungan itu pada 1 April 1960 dan tumbuh hingga dewasa di sana.
Keterlibatannya dalam kegiatan Masjid Baiturrahman juga telah dimulai sejak remaja.
Aktivitas tersebut kemudian terus berlanjut hingga ia dipercaya mengemban sejumlah posisi di yayasan.
Di luar aktivitas kemasyarakatan, Anwar memiliki karier panjang sebagai guru.
Alumni Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Ujungpandang ini pernah mengajar di sejumlah sekolah.
Ia mengawali karier sebagai guru di SMEA Negeri 2 Makassar pada 1986-1988. Selanjutnya, ia mengajar di SMK Negeri 4 Makassar pada 1988-1996.
Pada 1997-2006, Anwar dipercaya menjadi Kepala SMK Negeri 4 Makassar.
Setelah itu, ia menjadi pengawas pendidikan Kota Makassar hingga 2012. Anwar kemudian kembali menjabat sebagai kepala sekolah, yakni di SMK Negeri 8 Makassar pada 2013-2017.
Anwar pensiun sebagai ASN guru pada 2020. Setelah pensiun, ia tetap aktif dalam kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan, termasuk di organisasi Muhammadiyah.
Saat ini, Anwar didapuk sebagai Ketua Pendidikan Dasar dan Menengah Pengurus Muhammadiyah Kota Makassar.
"Sejak remaja juga saya sudah jadi kader Muhammadiyah," ucapnya.
Bagi Anwar, membantu warga merupakan bagian dari prinsip hidup yang dijalaninya dengan ikhlas.
"Intinya kita ikhlas dan ingin berbagi. Kita suka dan duka di masyarakat. Masyarakat yang ada kita jadikan sebagai keluarga besar," kata Anwar.(mur)
Profil
Nama: Anwar Zainuddin
Jabatan: Ketua RW 002
Kelurahan: Karampuang
Kecamatan: Panakkukang
Tempat Tanggal Lahir: Ujung Pandang, 1 April 1960
Alamat: Jalan Masjid Baiturrahman
Jenis Kelamin: Laki-laki
Agama: Islam
Usia: 66 tahun
Hobi: Olahraga
Jumlah Penduduk: 240 KK
Riwayat Pendidikan:
- SD Negeri Panaikang Makassar
- SMP Negeri Sungguminasa Pilial Panakkukang
- SMA Ujungpandang Makassar
- S1 Administrasi Perkantoran IKIP Ujungpandang
Riwayat Pekerjaan:
- Guru SMEA Negeri 2 Makassar (1986-1988)
- Guru SMK Negeri 4 Makassar (1988-1996)
- Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Makassar (1997-2006)
- Pengawas Pendidikan Kota Makassar (2026-2012)
- Kepala SMK Negeri (2013-2017)
- Pensiun ASN Guru (2020)
Riwayat Organisasi:
- Ketua Yayasan Masjid Baiturrahman
- Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Baiturrahman
- Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Makassar
- Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Muhammadiyah Kota Makassar