Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sesosok jasad laki-laki ditemukan tergeletak di belakang pintu gerbang gudang sebuah toko bangunan di Kelurahan Kenayan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diketahui bernama Daniel Hendra (60), warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung. Selama ini, Daniel menumpang tinggal di gudang sebuah toko ini.
Ketua RT setempat, Sigit Andrianto, mengatakan keberadaan korban pertama kali diketahui seorang karyawan toko.
“Saat sore ada karyawan yang mau ambil sepeda motor, tapi pintu gudang tidak bisa dibuka. Ternyata terganjal sesosok tubuh di belakang pintu gerbang,” ucap Sigit.
Setelah mendapat laporan tersebut, Sigit kemudian menghubungi pihak kepolisian.
Menurut Sigit, Daniel selama ini tinggal seorang diri di gudang tersebut.
Sehari-hari, korban berjualan kue keliling sejak pagi dan biasanya kembali ke gudang pada siang har
“Mungkin dia tadi baru selesai jualan kue, kemudian pulang masuk ke gudang kemudian ambruk,” tambah Sigit.
Baca juga: Aiptu YW Anggota Polres Tulungagung Diadukan Dugaan Selingkuh, Propam Tempatkan di Ruang Khusus
Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm sementara sepeda motor Honda Revo 100 CC warna kuning terparkir di atas posisi kepalanya.
Selama ini Daniel diketahui mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan pernah kena stroke.
Sigit menduga, korban mengalami serangan jantung karena seluruh tubuhnya membiru.
“Mungkin dia tadi setelah masuk mau menutup pintu gerbang, terus ambruk tepat di belakang pintu. Motornya juga masih terparkir di dekatnya,” ungkapnya.
Sesuai KTP-nya, Daniel tinggal di Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung.
Karena hidup sendirian, pemilik toko menolongnya dengan mengizinkan tinggal di rumah yang ada di dalam gudang.
Korban juga sering bertegur sama dengan warga sekitar.
“Mungkin sudah 5 tahun dia tinggal di sini. Orangnya baik, tidak macam-macam, kalau ketemu juga menyapa,” jelas Sigit.
Jenazah Daniel dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.
Polisi melakukan visum luar untuk mencari penyebab kematian korban.
Berdasar kartu keluarga yang dimiliki, korban hidup sebatang kara