Rasa syukur dirasakan oleh Zaini salah satu korban selamat dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026).
Warga asal Lembar ini berhasil selamat setelah mengapung di lautan selama berjam-jam.
Zaini menceritakan detik-detik saat kebakaran kapal penyebrangan tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WITA.
Saat itu, ia tengah melakukan perjalanan seorang diri dari Bali menuju Lombok menggunakan KMP Putri Yasmin.
Di tengah situasi darurat dan kepulan asap, Zaini tidak memikirkan hal lain selain bertahan hidup demi bisa bertemu kembali dengan keluarganya.
Untuk menyelamatkan diri, Zaini harus terjun ke laut dan mengapung di tengah perairan selama 3 hingga 4 jam sebelum akhirnya tim evakuasi tiba dan membawanya ke darat.
Setelah berhasil dievakuasi, Zaini masih tampak syok dan lemas setelah melalui situasi yang mengancam nyawanya.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi terhadap penumpang dan kru KMP Putri Yasmin yang masih berada di perairan sekotong.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhammad Hariyadi mengatakan tim SAR telah mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan evakuasi penumpang dan kru KMP Putri Yasmin.
Kantor SAR mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar untuk memperkuat proses evakuasi.
Proses evakuasi juga mendapatkan bantuan dari KMP PortLink II yang berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, penyebab kebakaran kapal KMP Putri Yasmin masih dalam proses peyelidikan.
Sampai saat ini, jumlah korban serta kondisi penumpang masih dalam pendataan dan konfirmasi pihak terkait.
Berdasarkan data dari posko kesehatan Pelabuhan Lembar, kedua korban tersebut yakni Wahyuniati (65), perempuan asal Sibang, Denpasar, Bali dan Renggang Resta (38), pria asal Jawa yang merupakan ABK KMP Putri Yasmin.
Keduanya berhasil diselamatkan kapal pesiar kecil sebelum dibawa menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Lembar.
Saat tiba di posko kesehatan, kedua korban dalam kondisi lemas dan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis gabungan, kemudian petugas merujuk mereka ke RSUP NTB.
Selain korban selamat, tim SAR gabungan juga mengevakuasi korban yang meninggal dunia untuk dibawa ke RSUP NTB.