Liputan6.com, Jakarta Saat berbelanja kosmetik, kamu pasti pernah ditanya, "Mau shade lipstik yang mana?" Istilah ini terdengar sepele, tetapi tidak semua orang benar-benar memahami maksud dari apa itu shade lipstik.
Banyak orang membeli warna hanya karena tampak cantik di etalase, lalu kecewa begitu memakainya di bibir. Padahal, memahami apa itu shade lipstik bisa menghindarkanmu dari salah beli dan warna yang justru membuat wajah tampak kusam.
Secara singkat, shade lipstik adalah variasi atau nuansa warna tertentu pada sebuah produk lipstik. Setiap shade biasanya memiliki nama atau kode khusus yang digunakan untuk membedakannya dari pilihan warna lain dalam satu seri.
Mengutip Cambridge Dictionary, kata shade dapat merujuk pada jenis atau tingkat suatu warna. Dalam industri kecantikan, istilah ini digunakan untuk menyebut variasi warna pada produk makeup, termasuk lipstik.
Shade lipstik pada dasarnya merujuk pada variasi atau nuansa warna tertentu dari sebuah produk pewarna bibir. Merek biasanya memberi nama atau nomor pada tiap warna, sehingga satu seri lip cream, lip tint, atau lipstik matte dapat memiliki banyak shade sekaligus. Jadi, ketika seseorang bertanya, “Kamu pakai shade apa?”, yang dimaksud adalah varian atau warna spesifik yang digunakan, bukan jenis produknya.
Memahami shade menjadi semakin penting karena pilihan warna lipstik kini begitu beragam. Berdasarkan laporan Circana, produk bibir menjadi salah satu pendorong pertumbuhan makeup sepanjang 2025. Di pasar massal, kategori lip bahkan tercatat sebagai segmen makeup dengan pertumbuhan tercepat, sementara di pasar prestige, lip liner dan produk bibir lainnya termasuk segmen dengan pertumbuhan paling kuat. Dengan banyaknya pilihan warna yang tersedia di pasaran, mengenali shade yang sesuai dapat membantu menghemat waktu sekaligus mengurangi risiko salah membeli.
Satu hal yang sering dilupakan, warna yang sama tidak selalu memberikan hasil serupa pada setiap orang. Charlotte Tilbury melalui situs resminya juga menjelaskan bahwa shade lipstik yang sama dapat terlihat berbeda pada warna kulit yang berbeda. Karena itu, warna yang tampak memukau di bibir beauty vlogger belum tentu terlihat sama ketika digunakan pada orang lain.
Perlu dibedakan pula antara shade dan shading. Shade merujuk pada variasi atau nuansa warna suatu produk, sedangkan shading merupakan teknik makeup untuk menciptakan atau menonjolkan dimensi wajah dengan memberikan efek bayangan pada area tertentu.

Banyak pemula bingung membaca tulisan di kemasan lipstik yang umumnya berupa kombinasi angka dan nama. Padahal, memahaminya cukup mudah setelah tahu polanya. Berikut cara membaca kode shade lipstik agar kamu tidak salah beli, terutama saat belanja online.
Sebelum menjatuhkan pilihan pada satu warna, kenali dulu undertone atau rona dasar kulitmu. Penata rias Weiss, dikutip dari AOL, menjelaskan bahwa warna kulit menunjukkan tingkat terang atau gelap permukaan kulit, sedangkan undertone menggambarkan rona halus di bawah permukaannya. Salah satu cara yang umum digunakan untuk memperkirakan undertone adalah dengan melihat warna urat nadi di pergelangan tangan di bawah cahaya alami, persis seperti saat memilih shade foundation yang sesuai warna kulit.
Mengetahui undertone tidak hanya berguna untuk lipstik, tetapi juga membantumu menemukan warna yang cocok dengan tone kulit secara keseluruhan. Setelah itu, terapkan tiga kunci memilih warna lipstik anti-gagal agar hasilnya benar-benar menyatu di bibir.

Setelah paham undertone, langkah berikutnya adalah menyesuaikan shade dengan tingkat kecerahan atau kedalaman warna kulit. Mengacu pada panduan NYX Professional Makeup, secara umum kulit dengan warna yang lebih dalam dapat terlihat menonjol dengan lipstik bernuansa lebih kaya dan pekat. Namun, pilihan warna tetap perlu disesuaikan dengan undertone, intensitas warna, dan tampilan yang diinginkan. Berikut panduan lengkapnya.
Kalau bingung memilih warna aman, merah klasik nyaris tidak pernah salah. Penata rias selebriti Latisha Rankin, dikutip dari Byrdie, menyebut, "Ruby Woo adalah merah universal yang sempurna dan bisa dipakai siapa saja tanpa memandang warna kulit." Aaliyah Massaid pun punya tips memilih warna lipstik andalannya yang bisa kamu tiru.
Untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara khusus, pilih shade sekaligus daya tahannya. Kamu bisa menjajal rekomendasi lipstik tahan lama untuk semua warna kulit, melirik warna lipstik yang cocok ke kantor, menyiapkan shade tahan lama untuk kondangan, atau mengikuti tren warna lipstik 2026.

Kalau ingin lebih jitu, pahami sedikit tentang teori warna yang menjadi pegangan para penata rias profesional. Konsep ini membantu menjelaskan bagaimana warna dengan nuansa dingin atau hangat dapat memberikan efek berbeda pada tampilan, tergantung pada warna kulit dan undertone seseorang. Penata rias selebriti L'Oreal Paris, Allan Avendano, dikutip dari Byrdie, menjelaskan,
"teori warna dalam makeup adalah penggunaan kombinasi warna untuk menonjolkan fitur wajah."
Selain warna dan undertone, hasil akhir atau finish turut menentukan kesan sebuah shade. Warna yang sama dapat terlihat lebih tegas dengan finish matte, sementara formula creamy atau glossy dapat memberikan tampilan yang lebih lembut atau berdimensi. Pertimbangkan juga acara yang akan kamu hadiri sebelum memilih finish lipstik.
Untuk urusan praktik, ada beberapa trik cepat. Jika ingin menguji shade nude, aplikasikan sedikit produk pada area rahang atau dekat wajah di bawah cahaya alami. Perhatikan apakah warnanya terlihat menyatu dengan warna kulit atau justru tampak terlalu abu-abu, pucat, atau kontras. Trik lain yang populer adalah menekan ujung jari hingga muncul warna kemerahan alami, lalu menggunakannya sebagai gambaran kasar untuk mencari warna lipstik yang serupa. Saat belanja daring, sebisa mungkin lihat foto swatch selain warna di tabung, dan pilih swatch dengan warna kulit serta warna bibir yang mirip denganmu.
Pada akhirnya, tidak ada aturan yang benar-benar kaku dalam memilih warna bibir. Sebagian orang bahkan sengaja memilih warna berani untuk mengekspresikan diri, dan itu sah-sah saja. Penata rias selebriti Molly R. Stern, dikutip dari InStyle, juga menekankan bahwa pilihan lipstik terbaik pada akhirnya adalah warna yang membuat pemakainya merasa percaya diri.
Shade adalah nama atau kode warna spesifik dari sebuah seri lipstik. Satu formula yang sama bisa memiliki banyak shade, dan istilah ini dipakai untuk membedakan tiap varian warna, seperti nude, merah, mauve, atau peach.
Kenali dulu undertone kulitmu, apakah cool, warm, atau neutral, lalu sesuaikan dengan tingkat kecerahan kulit. Undertone dingin cocok dengan rona berbasis biru seperti berry dan mauve, sedangkan undertone hangat lebih hidup dengan peach, coral, dan merah bata.
Tidak. Shade adalah warna dari produk lipstiknya, sedangkan undertone adalah rona dasar kulit. Keduanya saling berkaitan karena shade yang tepat sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan undertone kulit agar hasil akhirnya serasi dan tidak membuat wajah tampak pucat.