BANGKAPOS.COM - Pertarungan sengit leg pertama Semifinal Piala AFF 2026 siap menyuguhkan bentrokan antara Singapura melawan Thailand di Stadion Nasional pada 15 Agustus 2026.
Menjelang duel krusial ASEAN Championship 2026 ini, rekor bentrokan kedua tim memperlihatkan dominasi mutlak yang sangat menguntungkan skuad Gajah Perang.
Melihat peta kekuatan dari riwayat pertemuan sebelumnya, Singapura dihadapkan pada ujian berat saat berhadapan dengan raksasa Asia Tenggara tersebut.
Berdasarkan statistik delapan duel terakhir dari tahun 2014 hingga 2025, Thailand selalu berhasil keluar sebagai pemenang dengan gelontoran 21 gol dan hanya kebobolan 7 kali.
Rincian rekor pertemuan langsung pada periode tersebut mencatat Singapura dan Thailand telah bertanding sebanyak 8 kali.
Hasil dari keseluruhan laga tersebut menegaskan dominasi mutlak dari skuad Gajah Perang yang sukses menyapu bersih 8 kemenangan.
Dalam 8 bentrokan itu, Thailand mencatatkan total 21 gol yang berati rata-rata mereka mencetak 2,63 gol di setiap pertandingan.
Di sisi lain, Singapura hanya sanggup membalas dengan 7 gol saja, atau setara efisiensi 0,88 gol per pertandingan.
Duel paling gres antara kedua negara berlangsung pada 13 November 2025 dalam sebuah laga uji coba.
Pada laga tersebut, Thailand mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 3-2 atas Singapura di Stadion Thammasat.
Sementara pada gelaran ASEAN Cup 2024 sebelumnya, Gajah Perang juga berhasil membungkam lawannya dengan skor 4-2 di Stadion Nasional.
Kedigdayaan Thailand turut terbukti pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pada Juni 2024, Timnas Thailand menumbangkan Timnas Singapura 3-1 di Stadion Rajamangala, menyusul kemenangan dengan skor serupa di leg pertama pada November 2023.
Di panggung Piala AFF sendiri, Thailand terbukti selalu menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan Singapura.
Mereka sukses mengamankan kemenangan 2-0 pada tahun 2021, 3-0 pada tahun 2018, serta 1-0 pada tahun 2016.
Walau demikian, memori sejarah masa lalu masih menyimpan secercah inspirasi bagi skuad Singapura.
Tim dari negara kepulauan tersebut tercatat pernah menumbangkan Thailand pada laga puncak final Piala AFF 2012.
Kala itu Singapura menang 3-1 di leg pertama, dan meski menyerah 0-1 pada leg kedua, mereka tetap sukses mengunci gelar juara lewat keunggulan agregat 3-2.
Baca juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2026 Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam, Format 2 Leg
Lantas, mampukah Singapura kembali menghadirkan keajaiban di ASEAN Championship 2026?
Pelatih Gavin Lee menilai Thailand memiliki kedalaman skuad yang baik, menggabungkan pengalaman dan pemain muda, tetapi Singapura tidak ingin terpengaruh oleh hasil masa lalu.
Menatap laga ini, tim tuan rumah membawa bekal performa yang cukup stabil melalui catatan 2 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan dalam 5 laga terakhir, serta membukukan 6 gol dan 4 kali kebobolan.
Pada pertandingan teranyar, Singapura bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia, setelah sebelumnya bermain 0-0 versus Vietnam serta menuntaskan perlawanan Timor-Leste dan Kamboja dengan kemenangan.
Di pihak lawan, Thailand mengusung tren luar biasa dengan mengemas 4 kemenangan dan 1 imbang dalam 5 laga terakhir, serta menggelontorkan 10 gol tanpa pernah kebobolan.
Sepanjang perjalanan di ASEAN Championship 2026, Gajah Perang berturut-turut melibas Laos 5-0, Malaysia 2-0, Filipina 1-0, dan Myanmar 2-0.
Kedalaman lini pertahanan yang kokoh dipadukan dengan lini serang yang tajam memberi Thailand keunggulan di atas kertas jelang babak semifinal.
Pertarungan babak empat besar ASEAN Championship 2026 ini dipastikan bakal berlangsung dalam sistem dua leg.
Singapura akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu pada leg pertama (15 Agustus), sebelum nantinya menyambangi markas Thailand di Stadion Rajamangala untuk leg kedua (18 Agustus).
Keunggulan rekor head-to-head, konsistensi performa, serta rekor cleansheet di ASEAN Championship 2026 menjadikan Thailand sangat diunggulkan.
Kendati demikian, tampil di hadapan pendukung sendiri pada leg pertama bisa menjadi modal Singapura untuk memberikan perlawanan sengit sekaligus menjaga asa mencetak kejutan atas Gajah Perang.
(Bolasport/ Bangkapos.com)