TRIBUNMANADO.CO.ID - Ari Pratama Umar masih ingat betul bagaimana suasana di sekitar lokasi turnamen drag race yang dgelar di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, sebelum berubah tragedi yang menewaskan delapan orang warga, Minggu 9 Agustus 2026.
Sore itu, bagian sisi kiri lintasan penuh dengan penonton.
Terlebih di ujung setelah garis finis.
Di sana ada remaja, ibu-ibu, pria dewasa hingga anak kecil.
Pihak petugas dan panitia penyelenggara sebenarnya sempat mengingatkan agar warga yang menonton jangan terlalu dekat dengan pembatas.
Area kiri lintasan drag memang banyak penonton, karena di sore hari, area tersebur agak lebih teduh daripada area sisi kanan.
Selain itu, di sana juga ada pedagang yang berjualan. Ari salah satu yang berdagang, minuman dingin.
"Di sebrang sana itu sedikit penontonnya karena panas. Bahkan ada yang kosong, yang ada hanya pihak keamanan. Di sebelh kiri ini juga memang ada pihan keamanan," ujar dia.
Minggu sore, 10 Agustus 2026, jalanan A.P. Mokoginta yang melintasi Kelurahan Upai hingga Kelurahan Pontodon, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara riuh dengan suara mobil yang melaju kencang.
Turnamen Drag Race skala regional sedang digelar di sana.
Kerumunan warga memadati bagian kiri jalan, terutama di ujung garis finis perlombaan.
Batas mereka dengan lintasan drag hanya dipagari rangkaian kayu yang mudah patah jika terkena hantaman keras.
Perlombaan yang awalnya berlangsung seru tersebut berubah menjadi tragedi, manakala Honda Jazz yang dikendarai Tian Ngantung dari Tim Pangeran 05 McJoe tergelincir setelah berhasil melewati garis finis.
Mobil tersebut meluncur liar sejauh 30 meter dan menghantam belasan warga yang sedang menonton jalannya perlombaan.
Bahkan gerobak bakso yang ada di sana juga ikut tersambar hingga porakporanda.
Delapan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara yang lain mengalami luka serius.
Ada yang patah kaki, cedera rusuk hingga luka di kepala.
Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.
Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.
Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.
Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.
Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit.
Berikut daftar korban meninggal dunia di dua rumah sakit Kota Kotamobagu:
1. Di RS. Monompia:
- Harianti mokoginta, bilalang 3 Utara (MD)
- Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (MD) .
- Ali Jojang, bilalang 4 (MD) .
2. Di Rs. Pobundayan:
- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (MD) .
- Ali Ponamon, Pontodon Induk (MD)
- Risna Longkun, Bilalang Baru (MD)
- Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (MD)
- Rugaina Menangis, Bilalang IV (MD)
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini