TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Kamis 13 Agustus 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Filipi 2:15.
Tema perenungan adalah Jadilah Bintang.
Khotbah:
Sobat Obor, Sebelum berdoa, seorang pemuda terbiasa membuka media sosialnya di pagi hari. Beium lama ia bangun
tidur, informasi yang begitu banyak langsung masuk dalam pikirannya.
Selain melihat unggahan tentang kesuksesan orang lain, ia juga melihat perdebatan dan komentar yang saling menjatuhkan.
la menjadi mudah membandingkan diri, mudah menghakimi, mudah tersinggung, dan bahkan kehilangan sukacita. Lalu, di tengah semua itu, muncul sebuah unggahan sederhana dari seorang teman.
Tidak mewah, tidak viral, dan tidak mencari perhatian. Temanya menuliskan: "Hari ini mungkin berat, tetapi
jangan menyerah.
Tuhan masih berjalan bersamamu. Tetaplah berbuat baik, sekalipun dunia mengojarkan sebaltknya." Anehnya, unggahan sederhana itu justru menenangkan hatinya.
Filipi 2:15 mengingatkan kita bahwa kita dipanggil untuk bercahaya seperti bintang-bintang di dunia.
Firman Tuhan berkata: Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah
tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya seperti bintang-bintang di dunia".
Kata "tiada beraib" (amemptos) menunjuk pada kehidupan yang tidak mudah dipersalahkan oleh orang lain, sedangkan ''tiada bernoda" (akeraios) mengandung arti murni, tulus, dan tidak tercampur oleh kejahatan.
Artinya, Tuhan memanggil orang percaya untuk memiliki karakter yang utuh, bukan karakter yang berubah-uball sesuai situasi.
Karena itu Paulus berkata "Jadilah bintang." Bintang tidak berisik. la tidak mencari panggung.
la hanya setia bersinar.
Sobat obor, di era sekarang, menjadi terang tidak selalu berarti melakukan hal-hal besar.
Kadang-kadang, menjadi terang berarti memilih untuk tidak ikut menyebarkan kebencian ketika semua orang sedang marah.
Memilih berkata jujur ketika kebohongan dianggap biasa. Memilih menguatkan ketika orang lain sibuk menjatuhkan.
Sebab satu sikap baik, satu perkataan yang membangun, satu tindakan yang penuh kasih, bisa menjadi terang bagi seseorang yang sedang berjalan dalam kegelapan. Amin.
Sumber: KPPS GMIM edisi Agustus-September 2026