TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Ketertarikan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata terhadap dunia fotografi terlihat saat mengunjungi pameran foto bertajuk "Karangasem Agung" di Lapangan Taman Candra Bhuana, Amlapura, Rabu (12/8/2026).
Bukan sekadar mengapresiasi karya yang dipajang, Gus Par justru melihat fotografi sebagai cara untuk membuka sudut pandang baru terhadap potensi Karangasem.
Ia pun memberikan tantangan kepada para fotografer agar tidak hanya mengabadikan destinasi yang sudah populer.
Baca juga: Risiko Bencana Tertinggi di Bali, Karangasem Lantik Enam Analis Kebencanaan
Pameran tersebut digelar Komunitas Photographer Karangasem (KPK) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karangasem sebagai bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gus Par mengaku kagum melihat karya fotografer muda Karangasem yang dipamerkan.
Menurutnya, keberadaan komunitas fotografer menunjukkan bahwa kreativitas di bidang fotografi tidak hanya berkembang di daerah lain di Bali.
“Photographer Karangasem kreatif. Ini artinya photographer tak hanya ada di Denpasar, Tabanan. Kami pun di Karangasem ada photographer,” kata Gus Par.
Baca juga: Kronologi Kasus Penjambretan Saat Macet Usai Lomba Gerak Jalan di Karangasem Bali, Kalung Emas Raib
Ia menilai foto memiliki kekuatan untuk menyampaikan cerita sekaligus memperkenalkan sebuah daerah. Karena itu, fotografi menurutnya dapat menjadi bagian dari upaya mengangkat potensi pariwisata, budaya, alam, UMKM, hingga kehidupan masyarakat Karangasem.
Gus Par kemudian memberikan tantangan khusus kepada para fotografer Karangasem. Ia meminta mereka tidak berhenti pada objek wisata yang selama ini sudah populer.
Menurutnya, masih banyak lokasi di Karangasem yang memiliki daya tarik, tetapi belum mendapatkan perhatian luas.
Fotografer dinilai memiliki peran penting untuk menemukan dan memperkenalkan tempat-tempat tersebut melalui sudut pengambilan gambar yang menarik.
“Untuk ke depan saya berharap supaya perlihatkan suasana baru, potensi pariwisata yang baru. Kemarin ada yang upload seputaran Bukit Saab, ada wisata baru. Saya memberi tantangan ke KPK untuk mengabadikan potensi baru,” ujarnya.
Ia bahkan menjanjikan reward bagi fotografer yang mampu menemukan dan mengeksplorasi destinasi baru selama rangkaian Pameran Pembangunan.
“Kita akan beri reward besar. Tantangannya mencari wisata yang baru. Nanti kita akan nilai,” kata Gus Par.
Bagi Gus Par, tantangan tersebut bukan semata-mata perlombaan fotografi. Ia ingin karya para fotografer turut membantu membuka perhatian publik terhadap potensi Karangasem yang belum banyak diketahui.
“Kabupaten Karangasem memiliki banyak potensi yang belum semuanya terekspos. Saya berharap teman-teman fotografer bisa jadi bagian dalam menggali dan memperkenalkan potensi-potensi tersebut dengan cara yang kreatif,” harapnya.
Tantangan tersebut langsung disambut Ketua KPK (Komunotas Photografer Karangasem) Edy Gautama. Ia mengatakan komunitas Photografer Karangasem siap bergerak mencari lokasi-lokasi yang memiliki potensi untuk diangkat melalui karya foto.
“Total ada 26 foto yang dipamerkan. Nanti KPK akan bergerak untuk mencari foto destinasi baru di Karangasem untuk menjawab tantangan Bapak Bupati,” kata Edy.
Ia menyebut para fotografer kemungkinan akan memanfaatkan waktu sekitar empat hari untuk berburu spot baru yang kemudian dapat diikutsertakan dalam lomba foto destinasi baru di Karangasem.
Sementara itu, Ketua PWI Persiapan Karangasem, Ketut Parwata, mengatakan pameran foto tersebut menjadi salah satu cara untuk mengabadikan wajah Karangasem dari berbagai sisi.
Foto-foto yang dipamerkan tidak hanya menampilkan sektor pariwisata, tetapi juga UMKM dan berbagai aktivitas masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Gus Par dan Komunitas Photographer Karangasem yang telah terlibat dalam menyukseskan pameran foto bertajuk ‘Karangasem Agung’ ini,” ujar Parwata.
Ia mengakui penyelenggaraan tahun ini masih memiliki sejumlah kekurangan. Namun, PWI Karangasem berencana membuat pameran yang lebih fokus pada karya jurnalistik dan foto jurnalistik pada tahun berikutnya.
Dengan kolaborasi fotografer dan jurnalis, ia berharap berbagai perubahan, potensi, serta dinamika Karangasem dapat terus direkam dan diperkenalkan kepada masyarakat melalui karya visual. (*)