BOLASPORT.COM - Salah satu klub Liga Arab Saudi dikabarkan telah melayangkan tawaran mahal untuk meminang gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders.
Meski masih tergolong baru di Manchester City, Tijjani Reijnders mulai santer dikaitkan dengan pintu keluar Etihad Stadium.
Seperti diketahui, ia diboyong The Citizens dari klub raksasa Liga Italia, AC Milan, pada bursa transfer musim panas 2025.
Kepindahan tersebut memakan biaya yang tidak sedikit.
Manchester City harus merogoh kocek hingga 46,5 juta poundsterling demi mendaratkannya.
Pada awal kedatangannya, performa Reijnders sempat mencuri perhatian publik lewat proses adaptasi yang terbilang cukup cepat di lini tengah.
Ia mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai gelandang berkualitas dan memberikan dinamika baru dalam alur permainan tim.
Namun, seiring berjalannya waktu, situasi justru berbalik.
Menit bermain Reijnders perlahan-lahan mulai berkurang hingga akhirnya ia lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan.
Padahal, mantan pemain AZ Alkmaar ini masih terikat kontrak jangka panjang bersama Manchester City hingga 2030.
Ketidakpastian masa depannya semakin menguat setelah sang pelatih, Enzo Maresca, merasa ragu apakah profil Reijnders benar-benar cocok dengan skema taktikal yang diusungnya.
Di tengah situasi yang penuh tanda tanya tersebut, Manchester City mendapat tawaran menarik untuk Reijnders.
Menurut laporan dari jurnalis asal Turki, Yagiz Sabuncuoglu, salah satu klub Liga Arab Saudi dikabarkan telah melayangkan tawaran besar bernilai 60 juta euro (sekitar 51,2 juta poundsterling).
Nominal tersebut kabarnya langsung membuat manajemen City luluh karena lebih tinggi dibandingkan biaya yang mereka keluarkan saat memboyong sang pemain dari I Rossoneri.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa kesepakatan antara kedua belah pihak kini sudah hampir tercapai.
Jika benar-benar hijrah ke Liga Arab Saudi, langkah Tijjani dianggap sebagai sebuah penurunan karier.
Pasalnya, Saudi Pro League selama ini identik sebagai tempat penampungan bagi bintang-bintang top Eropa yang sudah memasuki usia senja.
Meski ada beberapa pemain muda Eropa yang akhirnya memutuskan pindah ke sana, mereka kerap menuai kritik karena dinilai terlalu tergiur iming-iming uang.
Tijjani sendiri saat ini sebenarnya belum melewati masa emasnya karena baru berusia 28 tahun.
Kakak dari pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders, tersebut merupakan sosok gelandang box-to-box luar biasa yang dibekali stamina tinggi, visi menyerang, serta kepiawaian dalam mencetak gol.
Kualitas mumpuni itu membuat Tijjani dinilai masih sangat sanggup bersaing di level tertinggi.