Sejarah internet bermula dari ARPAnet ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) khawatir akan terjadinya perang nuklir pada Perang Dingin.
---
Intisari hadir di whatsapp channel, follow dan dapatkan berita terbaru kami di sini
---
Intisari-Online.com -Hampir tak ada manusia yang tak menggunakan internet saat ini. Jikapun ada, jumlahnya pasti sangat sedikit, entah karena dia sudah begitu tua sehingga tak terbiasa dengan perkembangan teknologi atau karena memang belum terjamah sama sekali.
Tapi bagaimana sejarah internet? Barangkali tak banyak dari kita yang bisa membahasnya.
Menurut beberapa sumber, sejarah internet bermula dari ARPAnet. Pada 1960-an, Perang Dingin membuat Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) khawatir akan terjadinya perang nuklir. Kondisi itu mendorong dimulainya penelitian untuk menghubungkan komputer-komputer departemen pertahanan dalam satu instalasi, yang diharapkan dapat saling berkomunikasi dan bertahan jika perang benar-benar terjadi.
Oktober 1962, dimulailah program riset komputer di ARPA (Advanced Research Projects Agency), yang diketuai oleh Joseph Licklider. Lembaga ini dibentuk oleh Amerika Serikat pada 1958, yang berisi para peneliti dan teknisi dari universitas serta laboratorium, untuk menyaingi Uni Soviet yang lebih maju di bidang satelit.
Tujuh tahun kemudian, ARPA berhasil membuat sebuah jaringan komputer yang diberi nama ARPANet (Advanced Research Projects Agency Network). ARPANet inilah cikal bakal internet modern.
Dengan ARPANet, para peneliti dari seluruh belahan AS bisa berkomunikasi dan mengakses data-data yang mereka perlukan dari komputer server yang telah disediakan. Pada 1971, berbagai lembaga telah terhubung ke internet dan perkembangannya pun semakin luas.
1 Januari 1983, ARPANet menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP (Network Control Protocol) ke TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Penerapan TCP/IP tersebut menjadi peristiwa bersejarah yang menjadi awal dari internet yang dikenal saat ini.
Sejak saat itulah, istilah internet mulai banyak digunakan, meski istilah itu sebenarnya telah dikenalkan oleh Vinton G Cerf dan Bob Kahn pada 1973.
Memasuki 1986, internet mulai digunakan secara terbuka untuk umum. Tiga tahun kemudian, ARPANet telah memiliki 100.000 server yang saling berhubungan, seiring dengan dikenalkannya sebuah protokol, yakni Hypertext Transfer Protocol atau disingkat HTTP.
Tonggak lain dari berkembangnya internet adalah penemuan konsep world wide web (www) oleh Tim Barners Lee pada 1989 dan banyak digunakan pada 1991.
Pada 1990, ARPANet dibubarkan, tetapi internet terus berkembang hingga sekarang. Tahun 1993 merupakan momentum di mana internet mulai dikenal banyak kalangan masyarakat, ditandai dengan kemunculan puluhan website.
Sekitar 1994, internet mulai digunakan di Indonesia.
Sejarah internet di Indonesia
Sejarah internet di Indonesia pada awalnya dimulai sekitar tahun 1990-an. Ketika itu internet lebih dikenal sebagai Paguyuban Network.
Adapun beberapa nama yang berjasa terhadap pembangunan internet di Indonesia adalah M. Samik Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W Purbo.
Proses pembangunan jaringan internet di Indonesia terjadi sekitar tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing tokoh yang disebutkan di atas itu telah memberi sumbangsih melalui keahliannya dalam membangun jaringan komputer dan internet di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, internet di Indonesia mulai mengalami perkembangan.
Layanan ISP pertama di Indonesia diluncurkan dengan nama IPTEKNET pada 1994. Sementara itu, pada tahun yang sama, PT IndoInternet atau IndoNet didirikan dan mulai beroperasi. Semakin tahun perkembangan internet di Indonesia semakin maju.
Kini, masyarakat Indonesia sudah bisa membuat akses internet sendiri dari ragam perangkat elektronik. Lalu, pada 1995, mulai muncul internet yang dapat diakses di luar negeri.
Dengan menggunakan remote browser Lynx di Amerika Serikat, para pemakai internet di Indonesia bisa mengakses internet tersebut. Satu tahun berselang, pada 1996, bisnis warung internet atau disingkat warnet mulai tumbuh. Sementara itu, pada tahun 1998, internet sudah memegang peranan penting dalam berbagai aktivitas reformasi dan perubahan demokrasi di Indonesia.
Dan sejak itulah, internet menjadi bagian penting dalam perkembangan masyarakat Indonesia hingga sekarang.