Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Jembatan Aramco di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong telah selesai dibangun dan diresmikan pada Kamis (13/8/2026).
Jembatan tersebut dibangun oleh Kodim 0409/Rejang Lebong untuk meningkatkan akses masyarakat, khususnya warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan pertanian Desa Pahlawan.
Jembatan dengan panjang 14 meter dan lebar 5 meter itu menjadi penghubung antara Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Pahlawan.
Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hubungkan Permukiman, Pertanian hingga Akses Sekolah
Selain digunakan sebagai akses menuju kawasan pertanian, jembatan tersebut juga menjadi salah satu jalur yang digunakan anak-anak untuk menuju sekolah.
Jembatan itu juga mempermudah akses masyarakat menuju Polindes Desa Pahlawan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pembangunan jembatan diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 180 kepala keluarga atau sekitar 540 jiwa.
Dengan akses yang lebih baik, mobilitas warga diharapkan meningkat. Kondisi tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, kegiatan sosial dan pelayanan publik di Desa Pahlawan.
Sekda Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0409/Rejang Lebong yang telah melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.
"Kita berterima kasih atas pembangunan jembatan yang dilaksanakan Kodim. Harapan kita jembatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat banyak,"sampai Sekda Iwan kepada TribunBengkulu.com.
Menurutnya, Pemkab Rejang Lebong akan terus melakukan koordinasi dengan Kodim terkait kebutuhan infrastruktur masyarakat.
"Kita terus berkoordinasi dan menyampaikan ke Kodim. Semoga saja apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa diakomodir,"jelasnya.
Kodim Siapkan Pembangunan di Sejumlah Titik
Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, mengatakan wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong meliputi tiga kabupaten.
Ketiga wilayah tersebut terus melakukan koordinasi dengan Kodim terkait kebutuhan pembangunan jembatan dan infrastruktur lainnya.
"Semua pemkab sudah berkoordinasi dengan kita. Titik-titik mana saja yang bakal kita bangun ini sudah ada datanya semua,"sampai Dandim kepada TribunBengkulu.com.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 12 jembatan yang telah dibangun maupun masih dalam proses pembangunan.
Pembangunan tersebut terdiri dari beberapa jenis jembatan, di antaranya jembatan Aramco, jembatan gantung, jembatan beton dan jembatan perintis.
"Sementara untuk yang telah dibangun atau proses ada sekitar 12 jembatan. Terdiri dari jembatan Aramco, gantung, beton dan perintis," jelasnya.
Untuk pembangunan jembatan Aramco di Desa Pahlawan, Dandim mengatakan lokasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil peninjauan di lapangan.
Jalan Menuju Tasik Malaya Akan Dilanjutkan Pemkab
Setelah melewati jembatan tersebut, terdapat akses jalan yang masuk ke wilayah Desa Tasik Malaya.
Dandim mengatakan pembangunan akses jalan setelah jembatan tersebut nantinya akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
"Untuk jalan sesudah jembatan itu yang masuk wilayah Desa Tasik Malaya akan dibangun. Nanti diteruskan oleh pihak Pemda Rejang Lebong," katanya.
Dandim menambahkan, dalam waktu dekat terdapat dua titik lain yang direncanakan untuk pembangunan jembatan Aramco.
Pembangunan akan diarahkan ke lokasi yang dinilai membutuhkan akses penghubung baru.
"Dalam beberapa waktu ke depan ada dua titik lagi untuk pembangunan jembatan Aramco. Mana-mana yang benar membutuhkan, insyaallah segera kita bangun,"ujarnya.
Menurut dandim, penentuan lokasi pembangunan tidak hanya berdasarkan usulan masyarakat, tetapi juga hasil peninjauan langsung oleh pihak Kodim.
"Kita melihat kebutuhan. Ada yang memang usulan masyarakat, ada yang dari peninjauan kita," pungkasnya.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Aramco di Desa Pahlawan, masyarakat Dusun 2 dan Dusun 3 kini memiliki akses penghubung yang lebih baik untuk menuju kawasan pertanian, sekolah, fasilitas kesehatan dan sejumlah lokasi aktivitas warga lainnya.