Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval Budaya Malinau Utara, 6 Etnis Bersatu Rayakan HUT ke-81 RI
Amiruddin August 13, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU – Pergelaran budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia atau HUT ke-81 RI, di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malianu, Kalimantan Utara  tahun ini menjadi panggung utama perajut keharmonisan lintas etnis.

Sebanyak 5.100 peserta dari beragam latar belakang menyatukan langkah memadati jalanan dalam parade Karnaval Budaya yang diselenggarakan di Desa Malinau Seberang, Malinau Utara.

Kecamatan Malinau Utara sendiri merupakan salah satu wilayah dengan jumlah desa terbanyak di Kabupaten Malinau.

Letaknya yang strategis dan berbatasan langsung secara geografis dengan kabupaten tetangga, Nunukan, menjadikan wilayah ini sebagai titik temu interaksi sosial dan budaya yang sangat dinamis.

 

PARADE BUDAYA - Suasana persiapan dan kemeriahan Karnaval Budaya Kecamatan Malinau Utara dalam rangka memperingati HUT Ke-81 RI yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, Kamis (13/8/2026). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)
PARADE BUDAYA - Suasana persiapan dan kemeriahan Karnaval Budaya Kecamatan Malinau Utara dalam rangka memperingati HUT Ke-81 RI yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, Kamis (13/8/2026). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) (TribunKaltara.com/Mohamad Supri)

 

Baca juga: Makna Spiritual Tradisi Mandi Rabu Terakhir Safar di Malinau, Doa Bentengi Diri dari Bala

Di tengah luasnya wilayah dan dinamika kawasan perbatasan, Malinau Utara menjadi rumah yang ramah bagi enam etnis lokal utama, yakni Abai, Kayan, Tidung, Tahol, Tingalan, dan Lundayeh.

Momentum parade kemerdekaan ini dimanfaatkan warga dari berbagai desa untuk menampilkan potret kekayaan seni, busana adat, hingga tradisi turun-temurun yang tetap lestari di tengah masyarakat.

Camat Malinau Utara, Nopis Muhramsyah Ishak, menyampaikan bahwa keberagaman etnis yang mendiami belasan desa di Malinau Utara merupakan aset sosial yang sangat berharga.

Keterlibatan ribuan peserta dari pelbagai etnis ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan justru memperkuat tali persaudaraan warga di kawasan perbatasan.

"Tercatat ada 5.100 peserta yang terlibat tahun ini, sedikit mengalami penyesuaian angka jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun lalu.

Namun antusiasme warga untuk menampilkan identitas budayanya masing-masing sangat luar biasa," ujar Nopis saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kamis (13/8/2026).

Nopis menambahkan, menjaga tradisi kebudayaan lokal di wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga seperti Nunukan menjadi krusial.

Selain sebagai wadah perajut keharmonisan, karnaval budaya ini menjadi benteng nilai-nilai kearifan lokal agar tidak tergerus oleh zaman.

"Enam etnis di Malinau Utara ini sebenarnya sudah bersatu dan hidup berdampingan sejak lama.

 Pergelaran budaya seperti ini adalah cara kita merawat serta merayakan kebinekaan itu.

Bagaimana kita membingkai keberagaman adat dan tradisi ini agar tetap kokoh menjadi fondasi masyarakat dalam menyongsong masa depan," ungkapnya.

Selain menampilkan kekayaan tradisi melalui busana dan pertunjukan seni, parade karnaval budaya tahun ini juga tetap mengusung tema "Cita-Citaku".

Tema ini dipadukan dalam parade agar para pelajar dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA dapat mengekspresikan impian mereka tanpa melupakan akar budaya daerahnya.

Langkah penguatan kapasitas generasi muda berbasis budaya ini juga diselaraskan dengan ketersediaan program dukungan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Malinau, salah satunya program Desa Sarjana yang mengakomodasi kebutuhan studi lanjut anak-anak daerah.

Rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Malinau Utara ini dijadwalkan akan terus berlangsung dengan pelbagai kegiatan kemasyarakatan hingga agenda penutupan pada 19 Agustus mendatang di Desa Putat.

 

Baca juga: Tradisi Berebu Pagun Safar di Malinau Masuk Calendar of Event, Ada Makan Bersama dan Mandi Salamun

(*)

Penulis: Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.