Liputan6.com, Jakarta - Liverpool membuat langkah mengejutkan dalam bursa transfer musim panas dengan membuka komunikasi terkait kemungkinan merekrut Iliman Ndiaye, winger Everton yang juga menjadi incaran Arsenal dan Manchester United.
Menurut laporan terbaru, The Reds telah melakukan pembicaraan dengan perwakilan pemain asal Senegal tersebut. Langkah ini muncul ketika Liverpool masih mencari winger baru untuk memperkuat lini serang mereka.
Liverpool Mulai Menjajaki Transfer NdiayeNdiaye, 26 tahun, disebut telah menolak peluang bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Sang pemain masih ingin berkarier di level tertinggi dan terbuka terhadap tantangan baru di Eropa.
Everton diyakini memasang harga sekitar 75 juta poundsterling untuk pemain andalannya tersebut. Namun, sejauh ini belum ada pembicaraan resmi antara Liverpool dan Everton mengenai transfer tersebut.
Liverpool bukan satu-satunya klub yang tertarik. Arsenal dan Manchester United juga dikabarkan memantau situasi Ndiaye. Arsenal bahkan disebut pernah mempertimbangkannya sebagai alternatif jika gagal mendapatkan Vinicius Junior.

Munculnya nama Ndiaye di radar Liverpool menjadi menarik karena klub Merseyside tersebut masih menjadikan Bradley Barcola sebagai target utama untuk menggantikan Mohamed Salah.
Negosiasi untuk Barcola dilaporkan mengalami perlambatan. Kondisi tersebut diyakini membuat Liverpool mulai mempertimbangkan opsi lain apabila kesepakatan dengan Paris Saint-Germain tidak kunjung tercapai.
Ndiaye memiliki keunggulan karena sudah terbukti mampu tampil di Premier League. Kecepatan, kemampuan bermain di beberapa posisi, serta kualitas individunya membuatnya menjadi alternatif yang menarik bagi Liverpool.
Meski demikian, kecil kemungkinan Liverpool akan merekrut Ndiaye sekaligus Barcola. Everton kemungkinan besar akan meminta harga lebih tinggi jika harus menjual salah satu pemain terbaik mereka kepada Liverpool, mengingat rivalitas sengit kedua klub yang sama-sama berasal dari Merseyside.
Untuk saat ini, Barcola masih menjadi kandidat yang lebih mungkin bergabung dengan Liverpool. Namun, pendekatan terhadap Ndiaye menunjukkan bahwa Liverpool tidak ingin hanya menunggu PSG mengambil keputusan terkait Barcola.
Langkah tersebut juga bisa menjadi strategi Liverpool untuk memperkuat posisi tawar dalam negosiasi sekaligus memastikan mereka memiliki alternatif jika transfer Barcola gagal terwujud.