Kejati Papua Barat 'Miskin' Prestasi di Era Basuki, Publik Harap I Putu Gede Astawa Lebih Tajam
Hans Arnold Kapisa August 13, 2026 05:44 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat yang baru, I Putu Gede Astawa, di Manokwari.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD) menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru ini untuk memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi di dua Provinsi.

Warinussy menyoroti lemahnya kinerja Kajati sebelumnya, Basuki Sukardjono, yang dinilai “miskin prestasi” dalam penegakan hukum.

Menurutnya, sejumlah kasus besar justru mandek di masa kepemimpinan Basuki Sukardjono.

Ia mencontohkan perkara dugaan korupsi di KPU Teluk Bintuni yang hingga kini tak jelas ujungnya, serta kasus pembangunan Jalan Kaimana–Wasior yang masih gelap tanpa kepastian hukum.

Padahal, kata Warinussy, kedua kasus tersebut diduga melibatkan mantan pejabat penting daerah serta pengusaha kontraktor.

“Seolah-olah hilang ditelan bumi,” kritiknya.

Baca juga: LP3BH Manokwari Tantang Kajati Basuki Sukardjono Tuntaskan Dugaan Korupsi Jalan Kaimana-Wondama

Ia juga mengingatkan bahwa sebelum Basuki Sukardjono menjabat, Kejati Papua Barat sempat menunjukkan prestasi dengan mengungkap kasus besar seperti dugaan korupsi pembangunan Jalan Mogoy–Merdey.

Prestasi semacam itu, menurut Warinussy, perlu dikembalikan oleh Kajati baru I Putu Gede Astawa.

“Apakah Kajati Papua Barat yang baru mampu menjawab harapan masyarakat dengan membongkar kasus lama? Atau justru kembali mengubur impian menjadikan Papua Barat bebas korupsi?” ujarnya.

Kini publik di Papua Barat dan Papua Barat Daya menanti langkah konkret I Putu Gede Astawa.

Harapan besar disematkan agar Kejati tidak sekadar menjadi simbol, melainkan benar-benar garda terdepan dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di Tanah Papua.

Baca juga: Bupati Yohanis Manibuy Sambut Kedatangan Kajati Papua Barat Pengganti Basuki Sukardjono

Tiba di Manokwari

I Putu Gede Astawa tiba di Bandar Udara Rendani, Manokwari, pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIT menggunakan pesawat komersial Batik Air.

Kehadirannya disambut hangat jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat. 

Prosesi penyambutan berlangsung penuh kekeluargaan, ditandai dengan penampilan tarian adat Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap pimpinan baru Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

I Putu Gede Astawa sebelumnya resmi dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 11 Agustus 2026, menggantikan Basuki Sukardjono.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.