Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, CIBARUSAH- Jembatan Perintis Garuda di Kali Cilodong, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi resmi dioperasikan pada Kamis (13/8/2026).
Usai diresmikan, jembatan tersebut diserbu sejumlah warga yang didominasi dari Kampung Desa Ridomanah.
Saat itu, diperkirakan terdapat ratusan orang memadati kawasan jembatan tersebut.
Kedatangan mereka lantaran penasaran dengan perubahan jembatan yang sebelumnya dibuat hanya menggunakan bambu.
Beberapa dari mereka juga tidak ingin ketinggalan mengabadikan momen dengan berswafoto.
Seketika, kawasan jembatan itu seakan berubah menjadi destinasi wisata dadakan.
Ramainya suasana bertambah dengan hadirnya para pedagang jajanan atau camilan di sekitar lokasi.
Saking antusiasnya, beberapa warga datang ke lokasi sejak pagi hari atau sekitar pukul 08.00 WIB, meskipun peresmian dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB.
Seperti diketahui, hadirnya jembatan itu membantu masyarakat yang melintas dari Kampung Desa Ridomanah menuju ke persawahan.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga yang sebelumnya menjadi perhatian.
Peresmian jembatan tersebut dilakukan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan simbolis memotong pita di lokasi.
"Kami meresmikan jembatan TNI dan Polri. Kami dari TNI Angkatan Darat sudah mengerjakan 3.008 titik jembatan, dan juga per hari ini kami selesaikan 2.500 jembatan di tempat ini," kata Maruli di lokasi, Kamis (13/8/2026).
Menurut Maruli, penyelesaian pembangunan jembatan dapat berlangsung dalam jumlah yang berbeda setiap harinya.
Hal tersebut karena waktu pengerjaan setiap titik tidak dimulai secara bersamaan.
"Memang setiap hari sekarang ini bisa selesai, kadang bisa sampai di atas 50, hampir 100. Itu karena memulainya berbeda-beda. Jadi sebetulnya ke 2.500-nya itu mungkin sekitar 60-70 titik," jelasnya.
Maruli menargetkan pembangunan jembatan yang dikerjakan TNI AD dapat terus bertambah hingga akhir 2026.
Ia optimistis sedikitnya 5.000 jembatan dapat diselesaikan pada akhir tahun.
"Jadi mudah-mudahan target kami untuk di jembatan ini di akhir tahun bisa minimal 5.000 selesai," tegasnya.
Maruli menuturkan, TNI AD juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai wilayah yang membutuhkan pembangunan jembatan.
Menurutnya, informasi mengenai kondisi di lapangan dapat menjadi bahan bagi tim untuk melakukan survei sebelum pembangunan dikerjakan.
"Jadi kami mengumpulkan semua dari media-media. Ada yang terlihat tidak punya menyeberang dengan sulit karena tidak ada jembatan. Kami langsung survei dan kami langsung kerjakan," tuturnya.
Maruli memastikan dukungan anggaran untuk pembangunan ribuan jembatan tersebut telah disiapkan.
"Jadi kami sudah siapkan sekarang, Presiden sudah menyiapkan dana untuk 5.000 di tahun ini," pungkasnya.
Di sisi lain, seorang warga sekitar Cibarusah, Solikhin, turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan jembatan di wilayahnya.
Dalam kesempatan menyampaikan aspirasi, ia berharap pihak relevan dapat segera melakukan pembangunan Jembatan Cikolawing yang menghubungkan Desa Sindang Wibawamulya dengan Desa Sirnajati.
"Kami juga mohon untuk masyarakat untuk jembatan Cikolawing yang menjembatani apa menghubungkan antara desa Sindang Wibawamulya dengan Sirnajati ini sangat dibutuhkan sekali Pak, ini barangkali bisa disurvey kemarin sudah beberapa survey belum jadi-jadi, harapan yang sangat paling cepat," singkat Solikhin. (M37)