SRIPOKU.COM - Setelah nama Ruben Onsu tak terbukti terjerat pinjol, pihak Sarwendah akhirnya angkat bicara.
Pihak Sarwendah mengurai dugaan kenapa nama Ruben Onsu tak ditemukan di aplikasi pinjol.
Sebelumnya konflik Ruben Onsu dan Sarwendah belum juga terlihat akan mereda.
Beberapa waktu lalu, pihak Sarwendah bahkan sempat menuding Ruben Onsu terlilit pinjaman online atau pinjol.
Sarwendah memastikan pinjaman itu bukan atas nama dirinya, melainkan atas nama Ruben Onsu.
Bahkan, ia meminta Denny Sumargo untuk ikut mengecek sendiri di ponselnya.
Baca juga: Konflik Melebar, Sarwendah Siap Gemparkan Sidang, Klaim Punya Bukti Penyakit Tiga Huruf Ruben Onsu
Menanggapi tuduhan ini, Ruben Onsu pun sudah sempat memberikan klarifikasi.
Ia membantah terlibat pinjol sambil menunjukkan sejumlah bukti dibagikan Ruben melalui akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu, pada Jumat (31/7/2026).
Unggahan itu merupakan hasil repost dari akun @dhemith_is_back.01.
Dalam postingan tersebut diketahui bahwa nama Ruben Onsu tidak ditemukan di aplikasi pinjol manapun.
"Setelah kami cek data @ruben_onsu tidak ada di aplikasi pinjaman online atau pinjol mana pun, sudah gitu saja," tulis keterangan pada akun tersebut.
"Kami tidak bermaksud ikut campur masalah artis tapi Ruben sering bantu orang-orang yang kami tangani secara diam-diam jadi kewajiban kami balas kebaikan dia," lanjutnya.
Setelah ramai postingan nama Ruben Onsu tak ditemukan di aplikasi pinjaman online, pihak Sarwendah kembali buka suara.
Bersama kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, mantan member Cherrybelle ini menduga pinjaman tersebut sudah dilunasi sehingga namanya tak lagi tercantum.
"Kalau terkait pinjol-pinjol itu sebenarnya kalau dia ngeceknya baru sekarang ya sudah pasti enggak ada ya, apalagi kalau sudah dibayar," kata Chris dikutip dari tayangan Intens Investigasi, Kamis (13/8/2026).
"Jadi kalau orang bilang 'gimana dicek enggak ada?', ya karena sudah dibayar mungkin gitu kan," lanjutnya.
Tak mau berlarut-larut membahas soal pinjol, kubu Sarwendah memilih untuk fokus pada sidang mediasi yang seharusnya digelar pada Rabu (12/8/2026) kemarin.
Pihaknya ingin mediasi tersebut membuahkan hasil yang baik, terutama soal nasib anak-anak mereka.
"Tapi ya udahlah itu menurut saya sudah masa lalu ya. Kita sekarang mau coba mediasi semoga ada hasil. Kita akan mediasi tentang semua hal, termasuk soal anak," pungkas Chris Sam Siwu.