Kabut Asap Mula Terasa di Palembang, Akankah Jam Sekolah Disesuaikan? Ini Penjelasan Disdik
Moch Krisna August 13, 2026 08:32 PM

 





TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG –
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) mulai dirasakan masyarakat Kota Palembang. Kabut asap tipis hingga pekat kini kerap menyelimuti Kota Pempek, terutama pada malam hingga pagi hari.

Kondisi tersebut terjadi lantaran proses pemadaman karhutla di lapangan umumnya dihentikan sementara pada malam hari dan baru dilanjutkan kembali saat siang. Akibatnya, penumpukan asap memuncak sewaktu malam dan bertahan hingga pagi tiba.

Meski demikian, hingga saat ini aktivitas harian masyarakat maupun proses belajar mengajar di sekolah masih berlangsung normal dan kondusif.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Affan Prapanca melalui Kasi Sarana dan Prasarana, Mgs Farouq, memastikan bahwa kegiatan sekolah dari tingkat TK hingga SMP belum terganggu oleh keberadaan asap.

"Aktivitas belajar mengajar masih normal dan lancar sejauh ini, tetapi tetap kami pantau perkembangan kabut asapnya," ujar Farouq, Kamis (13/8/2026).

Farouq menjelaskan, kabut asap yang menyelimuti Palembang sejatinya merupakan asap kiriman dari daerah tetangga, mengingat Palembang bukan merupakan titik utama kebakaran. Oleh karena itu, ketebalan asap di Palembang bersifat situasional tergantung arah angin dan potensi kebakaran di wilayah sekitar.

Walau lingkungan sekolah saat ini masih terpantau aman, Disdik Palembang menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala. Jika ke depan kabut asap semakin pekat hingga membahayakan kesehatan siswa dan guru, pihak Disdik siap mengambil langkah antisipasi.

"Jika kondisinya semakin tebal dan mengganggu aktivitas masyarakat serta kesehatan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyesuaian proses belajar mengajar di kemudian hari. Semuanya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan karena terus dipantau setiap hari," tegas Farouq.

 

Penerbangan di Bandara SMB II Masih Normal

Di sisi lain, ancaman kabut asap juga belum memengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang, Yona Wahyuni, mengonfirmasi bahwa jadwal penerbangan hingga saat ini masih berjalan lancar tanpa kendala jarak pandang.

"Sejauh ini alhamdulillah penerbangan aman. Semoga kabut asap tidak sampai mengganggu penerbangan," ungkap Yona.

Ia berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar tidak menimbulkan gangguan pada jadwal penerbangan. Sebab berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, gangguan jarak pandang akibat racikan asap dan embun pagi paling sering memicu penundaan penerbangan pagi hari.

"Jika penerbangan terganggu, efek dominonya sangat panjang dan berantai hingga ke jadwal penerbangan selanjutnya. Hal ini bukan hanya merugikan secara material, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.