PKKMB Politani Kupang 2026, Mendiktisaintek: Mahasiswa Tak Cukup Hanya Unggul Akademik
Ryan Nong August 13, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Mendiktisaintek ) RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D menegaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik saja.

Hal itu disampaikan saat memberi sambutan secara daring pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB ) Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang tahun 2026.. 

“Jadi mahasiswa itu tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” kata Prof. Brian, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: PKKMB Politani Negeri Kupang, Mahasiswa Baru Dibekali Karakter dan Kepemimpinan

Kegitan PKKMB Politani Negeri Kupang tahun 2026 di Aula Student Center Politani
Kegitan PKKMB Politani Negeri Kupang tahun 2026 di Aula Student Center Politani

Menurut Prof. Brian, melalui Tridarma Perguruan Tinggi, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta daya saing.

“Kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi diarahkan untuk mewujudkan sistem pendidikan tinggi yang inklusif dan responsif terhadap perkembangan masa depan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Pendidikan tinggi, kata Prof. Brian, harus dipandang sebagai ekosistem yang terintegrasi, mencakup pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lingkungan akademik yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan global.

Dia juga mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, keberhasilan mahasiswa tidak boleh hanya diukur dari pencapaian akademik.

“Mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” katanya.

Ia berharap mahasiswa mampu memberikan dampak nyata, baik bagi diri sendiri, masyarakat maupun bangsa. Untuk itu, mahasiswa didorong memiliki keberanian untuk bermimpi dan mengambil langkah dalam menghasilkan karya.

“Bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Brian juga menyoroti pentingnya proses transformasi mahasiswa baru ketika memasuki lingkungan perguruan tinggi.

“Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan cepat dari lingkungan sekolah menuju kehidupan kampus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Brian mengatakan, kegiatan PKKMB ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, cinta tanah air, sekaligus mempercepat proses adaptasi mahasiswa melalui berbagai kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.

“PKKMB menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pembekalan agar mahasiswa mampu berproses dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Dengan pembekalan tersebut, Prof. Brian berharap mahasiswa kelak menjadi lulusan yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu, tetapi juga keluhuran akhlak, cinta tanah air dan mampu bersaing secara global.

Prof. Brian juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk menjadikan penyambutan mahasiswa baru sebagai momentum mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang mampu membawa perubahan positif.

“Mari kita semarakkan penyambutan mahasiswa baru sebagai calon pemimpin bangsa dengan semangat meneruskan perwujudan kampus berdampak, menyiapkan generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter dan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” tutup Prof. Brian. (mey)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.