Lahan Tebu di Lamongan Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah
Titis Jati Permata August 14, 2026 07:32 AM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN – Kepulan asap dan kobaran api sempat membuat pengguna jalan Raya Mantup-Lamongan khawatir, pada Kamis (13/8/2026) petang. 

Api membakar sebagian lahan tanaman tebu di Dusun Puter, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang berada di pinggir jalan tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.58 WIB. Api melalap tanaman tebu milik Yas (55), petani asal Desa Katemas, Kecamatan Kembangbahu.

Baca juga: Normalisasi Kaliotik Lamongan Dimulai, Pemilik Bangunan Liar Wajib Pindah

Beruntung, kobaran api dapat segera dilokalisir sebelum merembet ke lahan tebu lainnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Api Menjalar dari Bahu Jalan

Kebakaran pertama kali diketahui warga, termasuk pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada petugas piket Polsek Kembangbahu.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kembangbahu Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Ngimbang dan Lamongan kemudian dikerahkan ke lokasi.

"Petugas Damkar bersama personil Polsek Kembangbahu, Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.40 WIB," kata IPDA M. Hamzaid, Jumat (14/8/2026) pagi.

Menurutnya, penanganan secara cepat membuat api tidak sempat meluas ke area tanaman tebu di sekitarnya.

Kerugian Ditaksir Rp 5 Juta

Meski berhasil dikendalikan, sebagian tanaman tebu milik Yas terlanjur hangus terbakar. Kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp5 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Dari informasi sementara, api diduga berasal dari tumpukan sampah di bahu Jalan Raya Mantup-Lamongan. Sampah tersebut diduga dibakar oleh orang yang belum diketahui identitasnya, kemudian api merembet ke lahan tanaman tebu," ujar Hamzaid.

Petugas masih mendalami informasi mengenai sumber awal api tersebut.

Polisi Ingatkan Bahaya Bakar Sampah

Dalam penanganan kebakaran, Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., bersama anggota Polsek Kembangbahu turut turun ke lokasi.

Pemadaman juga melibatkan personel Damkar Ngimbang dan Lamongan, Satpol PP Kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat.

Selain memadamkan api, petugas mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah kobaran api meluas ke area pertanian di sekitarnya.

Polres Lamongan mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, terutama di sekitar lahan pertanian yang memiliki banyak material kering dan mudah terbakar.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih di sekitar tanaman tebu dan lahan kering.

Langkah tersebut penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi dan menghindari kerugian yang lebih besar bagi para petani.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.